Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • November
  • 4
  • Kualitas Tembakau Di Balong Turun , Terancam Di Tolak Pabrik
  • Headline
  • Jelajah

Kualitas Tembakau Di Balong Turun , Terancam Di Tolak Pabrik

Gema Surya FM Kamis 4 November 2021 | 16:29 WIB
tembakau

Ratusan petani tembakau di Desa Tatung,  Balong,  Ponorogo terancam merugi .  Ini setelah, hasil panen mereka  , kualitasnya menurun menyusul Hujan yang  datang lebih awal  .  Ulifah salah satu petani mengungkapkan jika kualitas tembakau  turun, karena terdampak  hujan yang turun  3 hari terakhir .

Petani kawatir pihak pabrik menolak membeli  karena  kualitas tidak sesuai  standart  . Jika itu terjadi, terpaksa  petani melempar hasil panennya ke pasar lokal dengan harga murah 10 ribuan .  Padahal jika dibeli pabrik   satu kilogram tembakau   biasa dibeli pabrik  dari  Rp. 20 ribu hingga Rp 36 ribu  cacah kering  dan tergantung kualitas tembakau .

Sementara itu Rudi Sugiharto Kepala Desa Tatung, mengatakan jika ada lebih dari 300 petani di desanya yang menggantungkan hidup dari bertani tembakau . Dengan luasan lahan pertanian tembakau sekitar 50 hektar didesanya dan capaian hasil panen perhektar mencapai 3,5 sampai 5 ton perhektarnya maka potensi panen raya tembakau di desanya bisa mencapai 200 Ton permusim panen .

Namun musim hujan datang terlalu cepat seperti ini potensi panen petani perhektar hanya berkisar dua ton perhektarnya .  Selain itu proses pengeringan kata Rudi yang masih menggunakan cara tradisional dan mengandalkan alam juga menjadi kendala jika tembakau harus dipanen pada musim penghujan .

Tembakau yang keringnya kurang maksimal akan berwarna kemerahan dari seharusnya berwarna kekuningan untuk tembakau kualitas terbaik .  Rudi berharap agar pabrik masih tetap mau menerima tembakau dari para petani tembakau didesanya sehingga petani tidak akan kesulitan untuk memasarkan hasil panennya .

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Ponorogo Digelontor 22 Ribu 500 Vaksin Pfizer
Next: Potensi Terjadi Bencana Meningkat, BPBD Bentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana – FPRB

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.