Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Agustus
  • 30
  • Sudah Tepat, Langkah Petani Brambang di Sampung Kendalikan Ulat Grayak dengan Perangkap Lampu
  • Jelajah

Sudah Tepat, Langkah Petani Brambang di Sampung Kendalikan Ulat Grayak dengan Perangkap Lampu

Gema Surya FM Senin 30 Agustus 2021 | 07:09 WIB
Perangkap Lampu
Perangkap lampu yang efektif untuk mengendalikan hama ulat grayak di Sampung. (Foto/Istimewa)

Langkah petani yang mengendalikan serangan ulat grayak pada tanaman bawang merah dengan perangkap lampu di wilayah Sampung dinilai tepat oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DISPERTAHANKAN) Pemkab Ponorogo.

Suwarni, Koordinator POPT menjelaskan teknologi lampu perangkap bisa menjadi langkah alternatif yang ampuh mengurangi populasi ulat grayak pada brambang. Caranya, lampu perangkap dinyalakan pada malam hari, kemudian ulat-ulat grayak akan mendekat dan jatuh ke dalam wadah yang berisi air dan berada di bawah lampu.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya sudah datang ke lokasi, dimana ada 0,3 hektar lahan brambang yang diserang. Petani tampaknya bekerja sama dengan mahasiswa asal Malang, untuk menciptakan perangkap lampu tersebut, karena tidak lagi bertenaga listrik tapi tenaga surya.

Hanya saja pengendalian tersebut bukan satu satunya tapi harus dilengkapi dengan teknik lainnya. Petani harus melakukan pengamatan terhadap perkembang biakan hama itu dan rajin mengambili ulat secara manual. Jika serangan bertambah buruk, maka tetap harus menggunakan obat obatan. Di Ponorogo sendiri, bukan hanya tanaman brambang di Sampung yang diserang namun juga di sejumlah kawasan seperti Mlarak. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Perpanjangan PPKM Berdampak Pada Anjloknya Harga Telur Ayam
Next: Cerita Duka Anak-anak yang Ditinggal Ortu Meninggal Karena Covid-19

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.