Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Agustus
  • 30
  • Cerita Duka Anak-anak yang Ditinggal Ortu Meninggal Karena Covid-19
  • Headline
  • Jelajah

Cerita Duka Anak-anak yang Ditinggal Ortu Meninggal Karena Covid-19

Gema Surya FM Senin 30 Agustus 2021 | 07:16 WIB
6445e15a-7273-4ab7-a6af-f8aeb8255fcd
Dek Alfiah butuh kasih sayang dan perhatian, Karena ditinggal kedua orang tuanya yang meninggal dunia karena Covid-19. (Foto/Yudi)

Covid-19 menyisakan duka mendalam bagi anak-anak yang harus kehilangan orang tuanya. Mereka menjadi yatim piatu karena ayah ibunya meninggal dunia. Padahal diusianya yang masih anak-anak, butuh kasih sayang dan perlindungan.

Salah satunya Alfiah, bocah berusia 6 tahun warga Desa Japan Babadan. Bocah cantik yang baru duduk dibangku TK itu tersebut akhirnya hidup bersama kakak-kakaknya. Agung Bayu Prayoga, kakak Alfiah mengaku ketika ditinggal ayah ibunya, adiknya tersebut masih berusia 5 tahun.

Karenanya hingga kini belum mengetahui jika ayah ibunya sudah tiada. Yang ada dibenak adiknya kedua orang tuanya masih berobat ke luar kota belum boleh pulang. Dijelaskan jika dirinya sendiri masih berstatus pelajar kelas 11 SMA swasta di Ponorogo.

Karena sudah jadi yatim piatu, maka dia dan adiknya ditanggung kakak kakaknya yang sudah berkeluarga. Dia tak menyangka jika harus kehilangan ortu karena Covid-19. Musibah terjadi saat bapaknya terserang corona pada tahun 2020 lalu dan nyawanya tak bisa diselamatkan. Kesedihan semakin dirasakan ketika ibunya juga dinyatakan positif lalu beberapa hari kemudian menyusul sang ayah. Untungnya dia dan adiknya dinyatakan negatif.

Yoga sendiri adalah anak nomor 4 dari 5 bersaudara sementara kedua kakaknya sudah memiliki rumah sendiri. Meski semua kebutuhan sudah dipenuhi kakaknya, namun para tetangga banyak yang berempati dengan memberikan bantuan makanan. Di wilayah Babadan ada sekitar 39 anak yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19, 5 diantaranya yatim piatu. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Sudah Tepat, Langkah Petani Brambang di Sampung Kendalikan Ulat Grayak dengan Perangkap Lampu
Next: Kemenag Ponorogo Hanya Dapat Jatah 1000 Santri Pontren untuk Vaksinasi Covid-19

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.