Jelajah

Pakai Alat Khusus, Penyembelihan Hewan Qurban di Masjid Baiturohmah Jintap Wonoketro Jetis Lebih Cepat

Kisah inspiratif datang dari masjid Baiturohmah desa Wonoketro Jetis Ponorogo. Masjid yang ada di dusun Jintap ini tak lagi repot ngurusin penyembelihan hewan qurban selama masa pandemi ini karena memiliki alat khusus. Alat berbentuk kandang kecil tersebut membuat proses penyembelihan berjalan lebih cepat, tidak memerlukan banyak orang dan membuat hewan qurban khusus nya lembu, merasa nyaman saat disembelih.

Budi Astra, bendahara dan panitia qurban Masjid Baiturohmah Jintap menjelaskan masjidnya sudah menggunakan alat penyembelihan tersebut tahun lalu. Rata-rata untuk satu ekor lembu atau sapi hanya memerlukan waktu 5 menit dari awal masuk kandang hingga akhirnya disembelih. Praktis dari 8 ekor sapi yang disembelih, sudah selesai sebelum adzan dzuhur.

Yang paling penting lagi alat tersebut tidak begitu membuat hewan qurban merasakan sakit sehingga ketika akan disembelih, nyaman. Lebih lanjut dikatakan, awalnya membuat alat tersebut karena ada kejadian sapi pasca disembelih malah ngamuk karena tali lepas. Akibatnya sempat membuat ketakutan warga sekitar masjid. Kemudian ada jamaah yang memiliki inisiatif untuk membuat alat khusus dimana kebetulan di wilayah desa Wonoketro ada tukang las yang lihai membuat alat tersebut.

Waktu itu hanya membutuhkan biaya 7 juta rupiah hasil urunan jamaah masjid. Alhasil alat tersebut sangat berguna dan akan dipakai lagi pada penyembelihan hewan qurban nanti. Bahkan sudah banyak masjid yang akhirnya ngangsu kaweruh agar dibuatkan, bukan hanya lokal Ponorogo namun juga Palembang. Alatnya tersebut juga dipinjam oleh masjid maupun lembaga pendidikan selama hari raya qurban secara bergantian.

Sementara antusiasme warga untuk berqurban tahun ini lebih tinggi. Jika sebelumnya masjidnya hanya memotong 8 ekor lembu, tahun ini ada 10 ekor. Belum termasuk kambing yang datanya akan terus bertambah hingga hari raya Idul Adha nanti.