HeadlineJelajah

Jelang Panen, Petani Brambang Dihadapkan Masalah Harga Anjlok Dan Serangan Ulat

Jelang panen raya, sejumlah petani brambang dibayang bayangi dengan anjloknya harga. Pasalnya , pasar Ponorogo hari hari ini dibanjiri bawang merah dari luar daerah seperti Nganjuk, Probolinggo hingga Bima Nusa Tenggara Barat . Wandi , petani brambang dari Somoroto mengatakan , harga ditingkat petani saat ini mencapai 12 hingga 14 ribu rupiah. Harga tersebut dinilai belum menguntungkan mengingatĀ  harga bibit mahal sementara biaya perawatan tinggi.

Cuaca panas dan hujan mulai berkurang , membuat tanaman brambang diserang ulat. Akibatnya pertumbuhannya terganggu. Jika beruntung, 1,5 kotak lahan bisa menghasilkan 4 ton namun jika serangan ulat sulit dikendalikan , panen nantiĀ  diperkirakan turun tinggal 3 ton saja. Saat ini usia tanamannya 35 hari ,dan satu bulan lagi panen.

Harapannya , saat panen nanti , stock brambang dipasaran sudah menipis sehingga harganya tidak terlalu terpuruk. Lebih lanjut diakui jika sudah banyak petani brambang yang beralih ke komoditas lainnya karena tidak menguntungkan.