Jelajah

BPNT Bulan Mei Hanya Bisa Menyerap 7000 Paket Sayuran Pudak

Para petani sayur di Kecamatan Pudak akhirnya bisa bernafas lega setelah program bantuan pangan non tunai (BPNT) Bulan Mei kembali menyerap hasil sayuran pudak. Hanya saja serapannya tidak optimal karena hanya separuhnya saja. Erwan Santoso ketua asosiasi pedagang dan petani sayur pudak mengatakan BPNT Bulan Mei hanya bisa menyerap 7000 paket sayur, kuota itu turun dibanding sebelumnya yang mencapai 15 ribu paket.

Dijelaskan 7 ribu paket sayur tersebut untuk 2 Kecamatan yakni Sukorejo dan Bungkal, padahal biasanya bisa menyalurkan di 7 Kecamatan. Alasan penurunan kuota sendiri karena penyesuaian komoditas yang disalurkan di tingkat agen, namun begitu pihaknya bersyukur karena ditengah produksi sayur-mayur Pudak yang melimpah akhirnya bisa diserap pasar dan juga program BPNT. Harapannya sisa panen yang masih banyak tersebut diserap kembali dalam penyaluran program BPNT Bulan Juni.

Terkait harga ada kenaikan namun tipis, kenaikan itu berlaku untuk produk yang kualitasnya bagus, seperti kubis yang sebelumnya anjlok hanya 1500 rupiah per kgnya menjadi Rp 3000 rupiah, begitu pula dengan wortel, tomat dan bawang prei, sudah hampir di angka Rp3000 per kg nya.