Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
  • Gudang Masjid Al Mujahidin Gupolo Babadan Dioobok-obok Maling, 2 Mixer Amblas
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • Oktober
  • 30
  • Dengan Bensin dan Burung Hantu, Cara Efektif untuk Mengendalikan Hama Tikus
  • Headline
  • Jelajah

Dengan Bensin dan Burung Hantu, Cara Efektif untuk Mengendalikan Hama Tikus

Gema Surya FM Jumat 30 Oktober 2020 | 09:03 WIB
bensintikus
Bensin sebagai racun tikus / Foto : Ilustrasi

Hama tikus benar-benar menjadi musuh bagi para petani karena tikus ini bisa menyerang di hampir semua tanaman. Seperti serangan hama tikus di Desa Ketonggo Bungkal yang terjadi hampir satu tahun, bukan hanya padi tikus juga doyan menyerang jagung kedelai atau tanaman-tanaman lainnya. Suwarni Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)  Pertanian Ponorogo mengatakan jika memang hama tikus ini perlu penangan khusus untuk memutus rantai agar tidak berkelanjutan.

Suwarni mengatakan salah satu cara yang paling efektif adalah dengan cara menggunakan racun dari pertalite atau bensin, hal ini sudah dilakukan oleh petani di Jember, di sana mengendalikan tikus dengan memberikan bensin pada liang-liang yang ditempati tikus, setelah liang diberikan bensin atau pertalite kemudian liang itu ditutup agar racun bekerja/ kemudian 5 menit berselang tikus-tikus tersebut mati.

Sementara untuk pengendalian ekosistem agar tetap terjaga cara lain yang bisa digunakan adalah dengan cara menggunakan burung hantu. Di Ponorogo sendiri sudah ada 93 pagupon untuk tempat tinggal burung hantu, karena jika hanya mengandalkan umpan atau racun tidak akan selesai, dan keseimbangan lingkungan akan mati.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Mloko Sewu Pasang Target 5000 Pengunjung Pada Long Weekend
Next: Libur Panjang, Peningkatan Penumpang di Seloaji Tak Sesuai Prediksi

Related Stories

bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB
WhatsApp Image 2026-01-21 at 12.41.44
  • Headline
  • Jelajah

Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 12:45 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.