Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • September
  • 10
  • Belajar Berenang, Pelajar Asal Sukorejo, Tewas Tenggelam Di Bawah Jembatan Galok Sampung
  • Headline

Belajar Berenang, Pelajar Asal Sukorejo, Tewas Tenggelam Di Bawah Jembatan Galok Sampung

Gema Surya FM Kamis 10 September 2020 | 09:56 WIB
RENANG

 

Kegembiraan anak-anak asal Sampung dan Sukorejo saat berenang di bawah jembatan Galok Sampung berubah menjadi petaka. Karena tidak bisa berenang, Khafidz Khoirun Nizam, 17 tahun, pelajar asal desa Sukorejo ini harus menemui ajal tewas tenggelam di sungai yang berkedalaman 6 meter itu.

IPTU Marsono, Kapolsek Sampung, menjelaskan kronolgisnya. Rabu sore, 9 September 2020, sekitar jam 4 korban dan ke 4 temannya masing-masing Bahrul, Yudis, Elfin dan Aditia, menuju ke lokasi untuk belajar berenang. Teman-teman korban memilih belajar di tempat yang dangkal, namun korban menolak dan memilih tempat di tengah- tengah sungai.

Sebenarnya keempat korban sudah mengingatkan agar korban menepi. Namun korban menolak. Dari situlah petaka berawal, korban yang memang tidak bisa berenang, akhirnya pelan-pelan tenggelam. Saat itu teman-teman korban bermaksud membantu dengan meraih tangan korban dengan kayu. Hanya saja, korban kemungkinan panik sehingga tidak sempat meraih kayu yang diberikan teman-temannya, sehingga korban pun tenggelam.

Mengetahui kejadian itu, teman-teman korban berteriak-teriak minta tolong ke warga sekitar dan melaporkan ke polsek Sampung. Mendapat informasi itu, petugas POLSEK Sampung bergegas menuju ke lokasi, hanya saja korban sudah tidak kelihatan di permukaan. Pihaknya lanjut Kapolsek Sampung, juga meminta bantuan tim dari BPDB untuk melakukan pencarian dan mengevakuasi korban.

Korban bisa ditemukan sekitar jam 20.30 WIB, langsung dievakuasi ke RSUD dr. Harjono, setelah melalui proses yang cukup rumit, mengingat TKP nya sangat gelap. Pihak keluarga meminta RS untuk tidak melakukan otopsi. Setelah mendapatkan visum luar, dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan disimpulkan murni kecelakaan, jenazah korban pun diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (is)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dinsos dan Dinas Pertanian Ponorogo Berkolaborasi Untuk Pemenuhan BPNT
Next: Satu Positif Corona, 44 Anggota DPRD Dilakukan Swab Ulang

Related Stories

wtss
  • Headline
  • Jelajah

Terungkap, Jalan Longsor Wates–Wagir Lor Sempat Dapat Anggaran BNPB Rp2,7 Miliar, Gagal Realisasi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 08:25 WIB
bbk
  • Headline
  • Jelajah

Overload, Truk Muatan Merang Terguling di Jalan Raya Ponorogo Trenggalek

Gema Surya FM Rabu 14 Januari 2026 | 11:00 WIB
spr
  • Headline
  • Jelajah

Sopir Angkutan Umum Laporkan Keberadaan Kereta Kelinci di Jalan Raya, ke DPRD

Gema Surya FM Rabu 14 Januari 2026 | 10:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.