Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Sejumlah Kantong Parkir Dipersiapkan Dishub Ponorogo Bekerjasama dengan 13 Jukir Dalamrangka Event Grebeg Suro
  • Rumah Terbakar di Ngunut Babadan, saat Ditinggal Pemilik, Diduga Penyababnya Konsleting
  • Dua Jamaah Haji Dirujuk ke RSUD Dr. Harjono Sesampai di Ponorogo
  • Ular Piton Masuk Rumah Warga di Jalan Kawung, Sempat Lilit Petugas Evakuasi
  • Dikebut, Rekrutmen Calon Siswa SR Tahun Ajaran Baru Ini, Petugas Rela Door to Door
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2019
  • Mei
  • 5
  • Nyuci Terpal di Sungai, Santri Pintu Jenangan Tenggelam
  • Headline
  • Jelajah

Nyuci Terpal di Sungai, Santri Pintu Jenangan Tenggelam

Admin Minggu 5 Mei 2019 | 16:27 WIB
santri-tenggelam 2

Nasib malang dialami seorang santri di Pintu Jenangan. Ketika bersama teman-temannya hari minggu pagi 5 Mei 2019 membersihkan terpal dan tikar disungai dam Sedah dekat pondok. Satu santri terjatuh dan tenggelam hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. Korban bernama Ali Husein Abdul Muis (15) asal Desa Krajan Parang Magetan.

Kades Sedah Mifkana Mikawijaya, membenarkan tenggelamnya santri pondok Pintu Jenangan. Diakui oleh kades sedah, minggu pagi sekira pukul 07:00 korban bersama 3 teman santri yang lain pergi ke sungai Sedah untuk membersihkan terpal dan tikar. Setelah selesai ada satu temannya yang tidak ada di tempatnya kemudian dicari, ternyata ditemukan sudah di dalam kedung. Kemudian temannya memberitahu warga sekitar untuk gotong royong melakukan evakuasi. Baru sekitar jm 8:30, mayat korban berhasil diangkat. Sebelum dibawa ke pondok, polisi datang setelah sebelumnya diberitahu ada anak tenggelam.

santri-tenggelam 4
santri-tenggelam 3
santri-tenggelam 1

Sementara kata Akp Haryo Kusbintoro, kapolsek Janangan, ada 12 anak anak santri yang bersih-bersih terpal dan tikar di pinggir sungai setelah di digunakan untuk kemah. Tapi yang 10 anak berkumpul jadi satu, dan hanya 2 anak yang pisah. Biasanya membersihkan terpal dan tikar itu di sungai kecil belakang pondok. Tapi mungkin karena banyak, sehingga anak anak mencucinya memilih sungai yang agak besar. Tak disangka musibah yang terjadi.

 

About the Author

Admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Residivis Asal Bungkal, Dibekuk Polisi Pasca Jual Mobil Sewaan
Next: Pasca Ibu Melahirkan Positif Corona, 45 Warga Kepatihan Akan Diswab Massal

Related Stories

Setyo Budiono Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Dishub Ponorogo (foto: Yudi)
  • Jelajah

Sejumlah Kantong Parkir Dipersiapkan Dishub Ponorogo Bekerjasama dengan 13 Jukir Dalamrangka Event Grebeg Suro

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 13:33 WIB
Rumah Terbakar di Ngunut Babadan (Foto: Salpol PP dan Damkar)
  • Headline
  • Jelajah

Rumah Terbakar di Ngunut Babadan, saat Ditinggal Pemilik, Diduga Penyababnya Konsleting

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 11:00 WIB
Foto Rombongan Jamaah Haji Asal Ponorogo yang baru tiba (foto: Yudi)
  • Jelajah

Dua Jamaah Haji Dirujuk ke RSUD Dr. Harjono Sesampai di Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 10:33 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.