Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • September
  • 24
  • Bocah 12 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Blabakan Asem Growong Japan Babadan
  • Headline
  • Jelajah

Bocah 12 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Blabakan Asem Growong Japan Babadan

Gema Surya FM Jumat 24 September 2021 | 09:15 WIB
Kedung

Lagi, kasus bocah tenggelam di sungai terulang, terbaru terjadi di Dukuh Asem Growong Japan Babadan. Bocah laki-laki bernama Rival Fahri (12) asal Plampitan Setono yang masih duduk di kelas 6 SD kehilangan nyawa saat mandi di sungai bersama dua rekannya. Korban ditemukan berada di dasar sungai 1 jam setelah pencarian. Tragisnya, nyawanya sudah tidak tertolong saat hendak diberi perawatan.

Iptu Yudi Kristiawan Kapolsek Babadan mengatakan kejadian itu terjadi hari kamis 23 September 2021, sekitar jam 15.30 WIB. Bocah tersebut awalnya bermain di sungai atau kedung Blabakan di Dukuh Asem Growong Japan bersama 3 rekannya. Saat kejadian korban meloncat dari atas ke kedung sedalam 3 meter, setelah ditunggu 30 menit korban tak kunjung muncul ke permukaan. Mengetahui hal itu lantas rekannya berteriak minta tolong ke warga sekitar. Setelah dilakukan pencarian korban ditemukan berada di dasar sungai dengan kondisi lemas.

Selanjutnya, masih kata Kapolsek, korban dibawa ke Puskesmas Setono namun nyawanya sudah tidak tertolong. Dengan kejadian ini pihaknya menghimbau untuk orang tua agar lebih waspada mengawasi buah hatinya. Selain itu dari Bhabinkamtibmas desa setempat juga disiagakan untuk melakukan edukasi. Pasalnya akhir-akhir ini cuaca tidak terprediksi. Meski sungai kelihatan dangkal tak berair, bisa jadi ada kemungkinan datang air bah. Selain itu banyak kedung di sungai yang keberadaanya tidak terpantau dari atas, namun ternyata sangat dalam. (afy)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Antisipasi Kebakaran Hutan Meluas, TNI Polri dan BPBD Lakukan Apel Kesiapsiagaan di Tugurejo Slahung
Next: Diskominfo dan Statistik Ponorogo Tegaskan Internet Akan Mati 6 Hari, adalah HOAX

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.