Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • September
  • 4
  • Petani Singkong Di Pangkal Sawo Pilih Jual Hasil Panen Dalam Bentuk Gaplek
  • Headline
  • Jelajah

Petani Singkong Di Pangkal Sawo Pilih Jual Hasil Panen Dalam Bentuk Gaplek

Gema Surya FM Sabtu 4 September 2021 | 09:05 WIB
Jaeran

Berpikir lebih maju.  Itulah para petani singkong didesa Pangkal Sawo Ponorogo. Musim panen ketela Agustus September ini, tidak serta merta menjual hasil panennya dalam bentuk mentah melainkan sudah setengah jadi alias dibuat gaplek. Tak heran jika dihalaman rumah rumah warga terlihat pemandangan ketela yang dijemur.

Jaeran, petani singkong mengatakan jika dijual dalam bentuk ketela tidak laku.  Jika laku ,harganya murah hanya 500 hingga 700 rupiah per kg . Beda jika petani mau mengolahnya menjadi bahan setengah  jadi  seperti  gaplek maupun tepung gaplek , nilai ekonomisnya lebih tinggi . Yakni dihargai 2200 rupiah per kgnya. Pemasarannya juga lebih mudah karena diambil para pedagang dari luar derah seperti Trenggalek dan Tulung agung.

Hanya saja petani harus sedikit repot untuk mengolahnya karena setelah dipanen, ketela harus dibersihkan dahulu, dikupas , dijemur. Kemudian diolah menjadi tepung , dimana prosesnya bisa mencapai satu minggu . Diakui bulan ini, puncak panen ketela , karena setahun hanya panen satu kali .  Bertanam ketela hanya sebagai sampingan, sebab mereka lebih memprioritaskan tanaman jagung yang bisa panen setahun dua kali.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Usai Panen, Bos Melon Ditemukan Meninggal Dunia di Mancaan Paju
Next: Selama Puluhan Tahun Ratusan KK Didesa Wayang Pulung Tidak Bisa Menikmati Listrik

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.