Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • September
  • 3
  • Pembelian Pertalite Dalam Wadah Kemasan Dilarang, Penjual Bensin Eceran dan Pertamini Beralih ke Pertamax
  • Headline
  • Jelajah

Pembelian Pertalite Dalam Wadah Kemasan Dilarang, Penjual Bensin Eceran dan Pertamini Beralih ke Pertamax

Gema Surya FM Jumat 3 September 2021 | 09:35 WIB
Eceran

Larangan membeli pertalite dalam wadah kemasan/jerigen, memukul usaha kalangan penjual bensin eceran dan pertamini. Mau tak mau, mereka akhirnya beralih ke pertamax, yang ternyata masih diperbolehkan oleh sejumlah SPBU. Mujio, salah satu pedagang bensin eceran di Balong mengatakan, pendapatannya akan berkurang drastis karena yang paling laku adalah pertalite.

Pasalnya pelanggannya adalah para petani yang akan di sawah dengan sepeda motor tua . Lebih lanjut dikatakan, jika dia kulakan pertalite dengan wadah jerigen yang terbuat dari seng 5 hari sekali. Tapi  saat akan kulakan di SPBU Nailan kemarin, ditolak petugas dan diarahkan untuk pertamax. Kendati begitu, karena sudah terlanjur datang ke SPBU, tetap kulakan pertamax dengan harapan tetap laku dijual.

Keluhan yang sama disampaikan Moko, pemilik pertamini di kawasan Sooko. Hanya saja pihaknya mendengar kalau SPBU melarang pembelian pertalite dengan jerigen maupun wadah kemasan, dari temannya. Saat ini stok pertalite nya belum habis sehingga belum kulakan. Namun jika informasi itu benar, memukul usahanya karena dari penjualan BBM eceran 70  persen yang dicari pertalite sisanya pertamax.

Seperti diketahui mulai 1 September  2021, SPBU dilarang melayani pembelian BBM dengan jerigen maupun wadah kemasan, kecuali jenis solar bersubsidi. Itupun harus mendapat surat keterangan dari desa atau kelurahan. Hanya saja praktek di lapangan, sejumlah SPBU memberlakukan aturan tersebut,  hanya khusus untuk jenis pertalite, sementara pembelian pertamax dan pertamax turbo dengan wadah kemasan, masih dilayani.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Berniat Memasang Pipa Air, Petani di Bekare Bungkal Meninggal Kesetrum Listrik
Next: Kadin Ponorogo : ” PPKM Berdampak Pada Semua Sektor Usaha. “

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.