
Ada Kirab, Polsek Sawoo Akan Terapkan Sistem Buka-Tutup di Jalan Ponorogo-Trenggalek (Foto: Tutut Ariyanto)
Polsek Sawoo, Ponorogo, akan menerapkan sistem buka tutup di jalur nasional Ponorogo–Trenggalek saat pelaksanaan Kirab Boyong Keprabon Kapanewon Sawoo, Kamis (20/8/2026). Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB karena tidak tersedia jalur alternatif lain bagi pengguna jalan.
Kapolsek Sawoo, AKP Tutut Ariyanto, mengatakan pihaknya tidak akan melakukan penutupan total Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek. Sebagian ruas jalan akan tetap digunakan untuk kendaraan, sedangkan sisi lainnya dimanfaatkan sebagai jalur kirab.
“Kami tidak melakukan penutupan total Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek. Sistemnya buka tutup, sisi kanan tetap bisa dilalui kendaraan, sementara sisi kiri digunakan untuk kegiatan kirab,” ujar AKP Tutut.
Kirab Boyong Keprabon akan dimulai dari depan Mapolsek Sawoo dan berakhir di depan Kantor Kecamatan Sawoo. Selama kegiatan berlangsung, arus kendaraan dari kedua arah tetap diatur secara bergantian agar mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan meski terjadi pembatasan pada ruas jalan yang digunakan untuk kirab.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polsek Sawoo menyiapkan sekitar 80 personel untuk melakukan pengamanan. Petugas juga telah memetakan empat titik yang dinilai rawan terjadi kemacetan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
AKP Tutut mengatakan pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang hendak melakukan perjalanan menuju Trenggalek maupun sebaliknya, agar mempertimbangkan kembali jadwal perjalanan pada Kamis (20/8/2026).
“Kami mengimbau masyarakat yang akan menuju Trenggalek maupun sebaliknya untuk menjadwal ulang perjalanan. Kalau memang tidak mendesak, lebih baik menghindari jalur nasional Ponorogo–Trenggalek, khususnya pukul 11.00 sampai 17.00 WIB,” katanya.
Polsek Sawoo berharap masyarakat dapat memahami rekayasa lalu lintas tersebut dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi kemacetan selama pelaksanaan Kirab Boyong Keprabon berlangsung.



