
Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran (Foto: Istimewa)
Perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo mulai kembali intensif menyasar sekolah-sekolah di wilayah pinggiran seiring dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. Program tersebut dilakukan untuk memperluas akses bahan bacaan sekaligus menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar sejak dini. Sekolah-sekolah yang ingin mendapatkan layanan perpustakaan keliling cukup mengajukan surat permohonan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk kemudian dijadwalkan sesuai antrean.
Kepala Bidang Layanan dan Informasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, Sari Windrawati, mengatakan sepanjang bulan ini perpustakaan keliling telah mengunjungi sedikitnya empat sekolah. Di antaranya SDN 1 Slahung, SD Bulu Lor Jambon, dan SDN 1 Bareng, Kecamatan Pudak. Menurutnya, permohonan kunjungan dari sekolah terus berdatangan sehingga pihaknya harus menyusun jadwal secara bergiliran agar seluruh pemohon dapat terlayani.
“Sekolah yang ingin dikunjungi perpustakaan keliling cukup mengajukan surat permohonan kepada kami. Setelah itu akan kami jadwalkan sesuai antrean. Permohonan yang masuk cukup banyak sehingga sekolah harus bersabar menunggu giliran,” ujar Sari Windrawati.
Sari menjelaskan, sebelum kembali menyasar sekolah pada tahun ajaran baru, layanan perpustakaan keliling juga dioperasikan di sejumlah objek wisata selama masa libur sekolah. Kehadiran layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena menjadi alternatif kegiatan edukatif bagi anak-anak saat mengisi waktu liburan.
Selain membawa berbagai koleksi buku bacaan, perpustakaan keliling juga dilengkapi dengan perangkat tablet edukatif dan beragam permainan interaktif. Fasilitas tersebut sengaja disiapkan agar anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan.
“Antusiasme anak-anak setiap kali perpustakaan keliling datang masih sangat tinggi. Mereka tidak hanya membaca buku, tetapi juga memanfaatkan tablet edukatif dan mengikuti kegiatan interaktif. Kami berharap layanan ini dapat menumbuhkan minat baca sekaligus membangun kebiasaan belajar yang positif sejak usia dini,” katanya.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo berkomitmen terus memperluas jangkauan layanan perpustakaan keliling, terutama ke sekolah-sekolah di wilayah pinggiran. Dengan demikian, seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses bahan bacaan berkualitas dan meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.



