
PLN Gencar Lakukan Pemotongan dan Pemangkasan Pohon (Foto: Arif Jumiin)
Mengantisipasi potensi gangguan pasokan listrik akibat cuaca ekstrem dan angin kencang yang melanda wilayah Ponorogo dalam beberapa hari terakhir, PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ponorogo meningkatkan kegiatan pemeliharaan jaringan listrik. Upaya tersebut dilakukan melalui pemangkasan hingga penebangan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik guna meminimalkan risiko padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah.
Manager PLN ULP Ponorogo, Arif Jumiin, mengatakan pemeliharaan jaringan sebenarnya merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap hari. Namun, menyusul meningkatnya intensitas angin kencang, PLN kini lebih memprioritaskan penanganan di titik-titik yang dinilai rawan menyebabkan gangguan jaringan listrik.
“Pemeliharaan jaringan memang menjadi kegiatan rutin kami setiap hari. Namun melihat kondisi cuaca yang belakangan ini didominasi angin kencang, kami memprioritaskan lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan. Tujuannya agar keandalan pasokan listrik tetap terjaga dan masyarakat tidak terlalu lama mengalami pemadaman apabila terjadi gangguan,” ujar Arif Jumiin.
Ia menjelaskan, sebelum petugas diterjunkan ke lapangan, PLN terlebih dahulu melakukan inspeksi jaringan untuk mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan penanganan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kawasan perkotaan hingga wilayah pedesaan dan lereng pegunungan yang memiliki banyak pepohonan di sekitar jaringan listrik.
Menurut Arif, beberapa gangguan listrik memang sempat terjadi akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya berada di wilayah Kecamatan Badegan dan Slahung yang terdampak pohon tumbang. Salah satu kejadian terjadi di Kecamatan Badegan, ketika sebuah pohon mangga tumbang dan menimpa jaringan listrik hingga menyebabkan kabel terlepas dari tiga tiang listrik.
Meski demikian, petugas PLN bergerak cepat melakukan perbaikan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin. PLN juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak apabila diperlukan penanganan pohon-pohon yang berada di sekitar jaringan listrik.
“Saat ini kami menerjunkan 12 petugas yang dibagi ke dalam tiga tim khusus untuk meng-cover seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat pohon yang berpotensi mengenai jaringan listrik atau menemukan gangguan kelistrikan, sehingga dapat segera kami tindak lanjuti sebelum menimbulkan pemadaman yang lebih luas,” pungkasnya.
PLN ULP Ponorogo memastikan kegiatan pemeliharaan jaringan akan terus ditingkatkan selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengurangi potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat.



