
Terjadi Kebakaran karna Lupa Matikan Kompor (Foto: Joko Mujiono)
Kelalaian mematikan kompor saat ditinggal membeli telur berujung musibah kebakaran di Desa Josari Wetan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Bagian dapur rumah milik Sumadi, warga RT 01 RW 02, ludes dilalap si jago merah pada Selasa sore, 21 Juli 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Lurah Josari Wetan, Joko Mujiono, mengatakan kebakaran bermula saat pemilik rumah hendak memasak telur untuk anaknya. Namun, ketika akan memasak, Sumadi menyadari persediaan telur di rumah telah habis sehingga memutuskan pergi ke warung. Nahas, kompor yang masih menyala lupa dimatikan.
“Informasi yang kami terima, Pak Sumadi hendak memasak telur untuk anaknya. Karena stok telur habis, beliau pergi ke warung untuk membeli. Saat itulah kompor yang masih menyala lupa dimatikan sehingga memicu kebakaran di area dapur,” ujar Joko Mujiono.
Ia menjelaskan, api dengan cepat membesar karena sebagian besar konstruksi dapur masih menggunakan material kayu dan bambu yang mudah terbakar. Kobaran api kemudian merembet hingga ke bagian atap rumah. Beruntung, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga yang melihat kepulan asap tebal dari arah belakang rumah sehingga warga segera berupaya memberikan pertolongan.
Saat Sumadi kembali dari warung beberapa menit kemudian, ia mendapati dapur rumahnya sudah hangus terbakar. Berkat kesigapan warga, kobaran api tidak sampai menjalar ke bagian ruang tamu karena bangunan depan rumah sudah menggunakan konstruksi permanen.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Api hanya menghanguskan bagian dapur dan tidak sampai merembet ke ruang tamu karena bangunan bagian depan sudah permanen. Meski demikian, kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta,” kata Joko.
Joko mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor maupun peralatan yang menggunakan api. Ia meminta warga memastikan seluruh sumber api telah dipadamkan sebelum meninggalkan rumah, meskipun hanya dalam waktu singkat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek kembali kompor atau sumber api sebelum bepergian. Kelalaian sekecil apa pun bisa memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian yang cukup besar,” pungkasnya.



