
Menyambut perhelatan Grebeg Suro 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo menyiapkan dua unit toilet berjalan untuk menunjang kenyamanan masyarakat dan wisatawan selama rangkaian acara berlangsung. Dua toilet portable tersebut rencananya ditempatkan di titik-titik keramaian, salah satunya di Aloon-Aloon Ponorogo.
Saat ini, DLH tengah melakukan pembenahan dan mempercantik tampilan kedua toilet berjalan agar lebih layak dan nyaman digunakan masyarakat. Perbaikan dilakukan mulai dari pengecatan ulang hingga penambahan ornamen mural.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto Sulistyawan mengatakan, pihaknya sengaja memoles tampilan toilet portable agar lebih menarik perhatian masyarakat.
“Sekarang sedang kami perbaiki dan dicat ulang supaya tampilannya lebih bagus dan nyaman digunakan masyarakat saat Grebeg Suro nanti,” ujarnya.
Tak hanya itu, DLH juga berencana menambahkan lampu warna-warni serta fasilitas musik di dalam toilet portable tersebut agar pengunjung merasa lebih nyaman.
“Nanti kami tambahkan lampu warna-warni dan musik di dalam toilet supaya tidak terkesan menyeramkan atau membosankan saat digunakan,” imbuhnya.
DLH Ponorogo sendiri memiliki dua unit toilet portable, masing-masing berbentuk truk dan kontainer. Selain digunakan untuk mendukung kegiatan masyarakat di pusat keramaian, fasilitas tersebut juga sangat dibutuhkan saat terjadi bencana alam.
“Kalau ada bencana, toilet portable ini sangat penting karena biasanya wilayah terdampak minim fasilitas MCK,” jelas Adhi.
Selain untuk kebutuhan darurat kebencanaan, toilet portable milik DLH juga kerap dimanfaatkan sebagai fasilitas umum dalam berbagai kegiatan dan sering disewa pihak ketiga untuk mendukung acara berskala besar.



