
Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) triwulan pertama tahun 2026 dievaluasi oleh Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Seluruh kepala OPD dikumpulkan untuk menyampaikan hasil kerja selama tiga bulan terakhir.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan evaluasi tersebut menyoroti sejumlah hal, salah satunya terkait pengelolaan parkir tepi jalan umum, mulai dari penataan hingga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Masalah parkir ini masih kurang optimal, baik dari sisi penataan maupun kontribusinya terhadap PAD. Sehingga perlu dilakukan pembenahan bersama,” ujar Lisdyarita.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan adanya peningkatan layanan dari Dinas Perhubungan (Dishub) agar pengelolaan parkir bisa lebih maksimal ke depannya.
Selain itu, Lisdyarita juga menyinggung operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah ruas jalan yang dilakukan pada awal pekan lalu. Ia berharap seluruh proses penertiban dilakukan secara bijak.
“Kami berharap penertiban PKL ini dilakukan secara bijak, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” imbuhnya.
Terkait rencana mutasi jabatan, perempuan yang akrab disapa Bunda Lis tersebut menyebut langkah itu akan menjadi opsi terakhir bagi Pemkab Ponorogo. Ia menegaskan, mutasi tidak akan dilakukan secara sembarangan tanpa pertimbangan matang.
“Mutasi itu langkah terakhir, dan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Harus melalui pertimbangan yang matang,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga berencana memastikan pengisian jabatan dilakukan sesuai dengan talenta dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
“Kami ingin penempatan kepala OPD hingga ASN itu benar-benar sesuai, tidak hanya dari sisi pekerjaan, tapi hasilnya juga harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Lisdyarita.



