
Hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam hari pada Selasa, 14 April 2026, menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik wilayah Desa Broto, Kecamatan Slahung. Salah satu titik terparah berada di RT 02 RW 01 Dukuh Broto, di mana plengsengan ambrol dan material longsor hampir memenuhi sebagian badan jalan.
Kamituwo Dukuh Broto, Ahmad Syamsul Arifin, mengatakan meski longsoran hampir menutup sebagian jalan, jalur menuju Pacitan tersebut tidak sampai ditutup total.
“Material longsor memang hampir menutup sebagian badan jalan, tetapi kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melintas dengan hati-hati,” ujar Ahmad Syamsul Arifin.
Pada Kamis pagi, warga sekitar bergotong royong melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang menutup sebagian jalan agar akses kembali lancar.
“Sejak pagi warga langsung kerja bakti membersihkan material yang menutup jalan supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Selain di titik tersebut, longsor juga terjadi di beberapa lokasi lain di Desa Broto, namun skalanya relatif kecil.
Tak hanya longsor, hujan deras juga menyebabkan areal persawahan milik petani di wilayah setempat terendam banjir. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu tanaman padi yang saat ini sedang memasuki masa pertumbuhan.



