
Pengguna layanan Angkutan Cerdas Sekolah (ACS) di Ponorogo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2017, jumlah armada maupun trayek ACS juga terus bertambah seiring tingginya kebutuhan siswa menuju sekolah.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Ponorogo, Riza Fitria mengatakan, pada awal program diluncurkan tahun 2017 hanya tersedia 37 armada ACS. Namun pada 2026 ini jumlahnya meningkat menjadi 50 armada yang dimanfaatkan para siswa.
Riza Fitria, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan mengatakan, “Saat awal program tahun 2017 kami hanya memiliki 37 armada ACS. Sekarang di tahun 2026 sudah bertambah menjadi 50 armada karena kebutuhan siswa yang terus meningkat.”
Menurutnya, sebenarnya banyak sekolah maupun masyarakat yang mengajukan pembukaan trayek baru. Namun karena keterbatasan anggaran, Dishub belum bisa menambah jumlah armada maupun membuka trayek baru.
Saat ini terdapat 50 armada ACS yang terbagi dalam tiga kategori trayek, yakni trayek dalam kota kecamatan dengan panjang rute sekitar 16 kilometer, trayek kecamatan 1 dengan panjang rute sekitar 16 hingga 26 kilometer, serta trayek kecamatan 2 dengan panjang rute lebih dari 26 kilometer.
“Permintaan trayek baru sebenarnya banyak, tetapi karena anggaran masih terbatas kami belum bisa menambah armada baru,” ujar Riza.
Rata-rata setiap armada ACS mengangkut minimal 12 siswa dan maksimal 16 siswa dengan sistem satu kali pulang pergi setiap hari.
Layanan ACS ini diklaim sangat efektif untuk mengangkut siswa ke sekolah, sekaligus membantu meminimalisir jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di jalan raya.



