Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 31
  • Sedang Semprot Padi, Petani Asal Karanggebang Jetis Meninggal Dunia Mendadak
  • Jelajah

Sedang Semprot Padi, Petani Asal Karanggebang Jetis Meninggal Dunia Mendadak

Gema Surya FM Selasa 31 Maret 2026 | 13:11 WIB
063c90a9-e6e8-4e6d-bb64-e0bebfaad965

Seorang petani bernama Jemanu (65), warga Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia secara mendadak saat bekerja di area persawahan, Senin siang, 30 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat ke sawah sejak pukul 05.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, korban disusul oleh istrinya, Muntiani (59), bersama anaknya, Andik Firsanto (36), untuk bekerja bersama.

Peristiwa terjadi saat korban tengah melakukan aktivitas menyemprot tanaman. Sang istri melihat korban tiba-tiba terjatuh dan tidak kunjung bangun. Saat dihampiri, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Jetis, AKP Suprapto, membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari perangkat desa, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Jetis segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan luar.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Polisi menduga kuat korban meninggal dunia akibat serangan jantung.

AKP Suprapto juga menjelaskan, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Berdasarkan data medis, pada November 2025 lalu, korban sempat menjalani perawatan di RS Yasfin Gontor dengan diagnosa serupa.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka yang berada di Dukuh Karang Asri, Desa Karanggebang.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi, sehingga jenazah langsung diserahkan untuk proses pemakaman.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Porang Melejit, Petani Tersenyum Lebar
Next: Rumah Lansia di Kepatihan Kidul Siman Terbakar, Diduga Penyebabnya Konsleting

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.