
Puluhan personel kepolisian Polres Ponorogo menjalani tes urine secara mendadak pada Jumat pagi, 27 Februari 2026. Tes ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 97 personel, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menegaskan bahwa tes urine tersebut dilakukan tanpa pandang bulu.
“Tes urine ini tidak pandang bulu. Baik saya selaku Kapolres, pejabat utama, maupun seluruh anggota tetap dilakukan pemeriksaan,” tegas AKBP Andin.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk memastikan seluruh personel Polres Ponorogo benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh anggota Polres Ponorogo bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan internal harus dimulai dari institusi sendiri sebelum melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat.
“Pengawasan harus dimulai dari internal. Sebelum kita menegakkan hukum kepada masyarakat, institusi ini harus benar-benar bersih,” jelasnya.
AKBP Andin juga memastikan tes urine akan digelar secara rutin dan dilakukan secara acak kepada seluruh anggota.
“Tes ini akan rutin kami lakukan secara acak. Jika ada anggota yang terbukti menggunakan apalagi mengedarkan narkoba, pasti akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.
Dalam pelaksanaannya, tes urine tersebut diawasi langsung oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Ponorogo serta bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung.



