
Polisi memastikan korban meninggal dunia karena menceburkan diri ke sumur yang akhirnya tenggelam. (Dok. Gema Surya)
PONOROGO – Misteri kematian AS, remaja 14 tahun warga Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, terungkap. Polisi memastikan korban meninggal dunia karena menceburkan diri ke sumur yang akhirnya tenggelam.
Hal ini dipastikan setelah dilakukan autopsi oleh Tim Labfor RS Bhayangkara Kediri yang tidak menemukan adanya bekas tanda penganiayaan ataupun bekas pukulan benda tumpul pada tubuh korban.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, menjelaskan bahwa hasil labfor memang menemukan sejumlah luka goresan, namun hal itu akibat benturan dinding sumur sehingga dipastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.
Kendati begitu, pihaknya enggan mengungkapkan secara rinci mengapa pelajar SMP itu nekat menceburkan dirinya ke dalam sumur di dekat rumahnya. Saat ini, jenazah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.
Sekadar informasi, sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam sumur pada Minggu malam, 8 Februari 2026, AS sempat dilaporkan hilang selama dua hari.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri sekitar desa hingga hutan setempat yang melibatkan warga. Korban ditemukan mengambang di sumur tua yang berjarak 100 meter di belakang rumahnya.
Petugas gabungan telah melakukan evakuasi jenazah korban pada Senin, 9 Februari 2026. (yd/rl/ab)



