Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 4
  • Masih Ada ODGJ Hidup Dalam Pasungan, Ini Tanggapan Pengelola Panti Dhuafa Jetis
  • Jelajah

Masih Ada ODGJ Hidup Dalam Pasungan, Ini Tanggapan Pengelola Panti Dhuafa Jetis

Gema Surya FM Rabu 4 Februari 2026 | 17:16 WIB
rama

Rama Philips, pengelola Panti Dhuafa Lansia Jetis Ponorogo. (Foto/Istimewa)

Masih adanya ODGJ di Ponorogo yang terpaksa dikurung maupun dipasung karena dianggap membahayakan, membuat prihatin Rama Philips, pengelola Panti Dhuafa Lansia Jetis. Kepada gema surya Lelaki yang telah puluhan tahun merawat pasien gangguan jiwa itu menilai, ODGJ yang mengamuk kerap disebabkan kurangnya perhatian dari pihak keluarga dan lingkungan sekitar. 

Berdasarkan pengalamannya, ODGJ yang telah keluar dari rumah sakit jiwa justru sering dikucilkan.Padahal, mereka membutuhkan perhatian khusus, di mana keluarga harus rutin melakukan komunikasi dan pendampingan. Karena itu, setiap ODGJ yang direhabilitasi di pantinya, edukasi pertama kali justru diberikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Lebih lanjut dijelaskan, selain pengobatan yang tidak boleh terputus, pasien ODGJ juga memerlukan pendekatan melalui rehabilitasi. Saat ini, hampir semua wilayah telah memiliki Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) yang menyediakan pelayanan obat bagi pasien ODGJ. Jika sudah menjalani pengobatan namun belum menunjukkan perkembangan, pasien sebaiknya dibawa ke panti atau rumah sakit jiwa untuk mendapatkan rehabilitasi lanjutan.

Di Panti Dhuafa Jetis, lanjut Rama, saat ini terdapat sekitar 120 pasien dengan kondisi gangguan jiwa. Dari ratusan pasien yang telah ditanganinya, puluhan di antaranya dinyatakan sembuh dan kembali hidup normal di masyarakat.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kunjungi Jembatan Putus Gedangan Ngrayun, Plt Bupati Bawa Kabar Gembira, Kementrian PU akan Turun Tangan
Next: Harga Ayam dan Telur Melonjak, Berdampak pada Keuntungan Pedagang Makanan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.