
Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PWM Jawa Timur. (Foto/istimewa)
Selama 16 hari di Aceh Tamiang, banyak tugas yang harus diemban relawan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PWM Jawa Timur gelombang ke-5. Karena itu, mereka harus memiliki kemampuan multitasking selama bertugas.
Seperti disampaikan Edy Suwito Koordinator Divisi Tanggap Darurat MDMC Jatim yang juga merupakan tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Muhammadiyah (RSUM) Ponorogo saat dikonfirmasi Senin (02/02), selain membantu pelayanan kesehatan, mereka juga menangani masalah lain seperti pendidikan, data dan informasi, manajemen pos, hingga negosiasi.
Saat ini tim berada di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. Secara umum tidak ada kendala yang berarti. Akses jalan, apabila tidak hujan, medannya masih bisa ditempuh dengan mudah. Untuk perekonomian, sudah mulai lancar. Begitu juga untuk anak sekolah, kegiatan belajar mengajar sudah normal meski dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Pihaknya juga mendata ulang anak sekolah yang tidak memiliki seragam agar mendapat bantuan. Terkait pelayanan kesehatan, karena dirinya juga seorang tenaga medis, Edy ikut membantu merawat luka hingga aktivasi pustu.



