Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 2
  • Kasus Pembunuhan Warga Golan, Polres Lakukan Olah TKP di Gunung Kidul
  • Jelajah

Kasus Pembunuhan Warga Golan, Polres Lakukan Olah TKP di Gunung Kidul

Gema Surya FM Senin 2 Februari 2026 | 15:10 WIB
auidgs

Lokasi rumah korban, tempat pertama kali ditemukan. (Foto/Doc.Rgs)

Masih misteri keberadaan terduga pelaku pembunuhan Nor Aini, wanita warga Golan, Sukorejo, Ponorogo, yang ditemukan bersimbah darah di rumahnya pada Senin, 26 Januari 2026. Polisi terus melakukan pencarian yang difokuskan di wilayah Gunungkidul Yogyakarta, tempat A, terduga pelaku meninggalkan sebuah tas punggung orange kombinasi coklat berisi pakaian, kartu identitas, hingga senjata tajam. 

Pada Senin pagi 2 Februari 2026, Tim Satreskrim Polres Ponorogo yang dipimpin langsung AKP Imam Mujali melakukan olah tempat kejadian perkara di tebing Watusigar Ngasem, Tileng, Girisubo, Gunungkidul. 

Wakapolres Ponorogo Kompol Try Widyanto Fauzal mengatakan, saat ini Tim SAR gabungan dan Polres Gunungkidul tengah melakukan pencarian terhadap terduga pelaku berinisial A.

Meski belum ada kesimpulan, terduga pelaku berinisial A yang merupakan anak kandung korban Nor Aini itu diduga menceburkan diri ke laut, namun hal tersebut masih dalam penyelidikan.

Sekadar informasi, warga Golan, Sukorejo, digegerkan oleh kematian Nor Aini (55 tahun) yang ditemukan tewas bersimbah darah. Hasil otopsi tim forensik menemukan banyak luka di bagian kepala, tangan, dan leher. Di bagian kepala terdapat bekas sayatan dan pukulan benda tumpul. Kesimpulan dari tim forensik, penyebab kematian adalah luka sayatan di leher yang nyaris putus.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Warga Tulungagung Mendadak Meninggal Dunia di Sukorejo Saat Halal Bihalal
Next: Pemkab Ponorogo Berlakukan WFH Setiap Jumat, Tidak Berlaku Untuk ASN Instansi Layanan Publik

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.