Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Antisipasi Pengemis dan Pengamen Selama Ramadhan, Satpol PP Gencarkan Razia
  • Pamit Cari Rumput, Petani Asal Ngrayun Ditemukan Meninggal Dunia di Kawasan Hutan Perhutani
  • Puasa, Jumlah Pendonor di UDD PMI Ponorogo Turun, Ancam Stok Darah
  • Mobil Kas Keliling Milik BI Diserbu Warga Ponorogo yang Ingin Tukar Uang Baru
  • Bunda Lisdyarita Ungkap Sosok Tepat Untuk Sekda Ponorogo, Dorong 9 Pejabat Eselon 2 Untuk daftar
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 26
  • Nekat, Maling Obok-obok Trafo PLN di Desa Cekok Babadan, Diduga Sasar Kabel Tembaga
  • Headline
  • Jelajah

Nekat, Maling Obok-obok Trafo PLN di Desa Cekok Babadan, Diduga Sasar Kabel Tembaga

Gema Surya FM Senin 26 Januari 2026 | 08:30 WIB
Pln.jpg

Trafo milik PLN yang berada di area persawahan Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, dibobol maling pada Minggu, 25 Januari 2026 dini hari. Pelaku diduga kuat mencuri kabel dan sejumlah peralatan di dalam trafo dengan cara memutusnya.

Aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh petani setempat yang hendak menyalakan sibel untuk pengairan sawah pada tengah malam. Namun, saat dinyalakan, mesin tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Merasa ada kejanggalan, petani kemudian mengecek keberadaan trafo PLN di sekitar area persawahan. Saat dicek, kabel penghubung trafo diketahui sudah terputus. Bahkan, di bawah tiang trafo ditemukan bekas potongan pipa kabel yang berserakan.

Marsudi Jamal, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) yang menerima keluhan dari para petani, menduga pencurian dilakukan karena kabel trafo mengandung tembaga.

“Kemungkinan besar yang diincar itu kabelnya karena ada tembaganya. Tapi untuk panjang kabel yang berhasil dibawa pelaku, sampai sekarang belum diketahui secara pasti,” ujar Marsudi.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah pelanggan PLN dirugikan karena aliran listrik di wilayah tersebut langsung padam. Marsudi menambahkan, lokasi trafo yang berada jauh dari permukiman warga diduga membuat pelaku leluasa beraksi tanpa takut diketahui orang lain.

“Area persawahan itu jauh dari pemukiman, jadi pelaku bisa beraksi dengan bebas. Kejadian seperti ini juga bukan kali pertama terjadi di wilayah Babadan,” jelasnya.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak PLN. Pada Minggu pagi, petugas PLN sudah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan agar trafo kembali berfungsi dan aliran listrik normal kembali.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Sayur Mayur di Tingkat Petani Anjlok, Kubis Hanya Rp2.500 per Kilogram
Next: Angin Kencang, Pohon Waru Roboh Timpa Rumah di Desa Tumpakpelem Sawoo Ponorogo

Related Stories

Donor.jpg
  • Jelajah

Puasa, Jumlah Pendonor di UDD PMI Ponorogo Turun, Ancam Stok Darah

Gema Surya FM Rabu 25 Februari 2026 | 11:59 WIB
WhatsApp Image 2026-02-25 at 11.55.26
  • Jelajah

Antisipasi Pengemis dan Pengamen Selama Ramadhan, Satpol PP Gencarkan Razia

Gema Surya FM Rabu 25 Februari 2026 | 12:24 WIB
jenazah1
  • Jelajah

Pamit Cari Rumput, Petani Asal Ngrayun Ditemukan Meninggal Dunia di Kawasan Hutan Perhutani

Gema Surya FM Rabu 25 Februari 2026 | 12:00 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.