Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 9
  • Produksi Gabah Ponorogo Capai Ratusan Ribu Ton, Masuk 10 Besar Jawa Timur
  • Headline
  • Jelajah

Produksi Gabah Ponorogo Capai Ratusan Ribu Ton, Masuk 10 Besar Jawa Timur

Gema Surya FM Jumat 9 Januari 2026 | 07:20 WIB
pd

Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu daerah penghasil gabah utama di Jawa Timur. Tingginya produksi padi membuat Bumi Reog masuk dalam sepuluh besar daerah dengan produksi padi tertinggi di provinsi ini.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan produksi padi di Ponorogo terbilang sangat baik. Dalam satu tahun, Ponorogo mampu memproduksi antara 468 ribu hingga 546 ribu ton gabah.

“Produksi padi di Ponorogo cukup bagus. Dalam setahun bisa mencapai 468 ribu sampai 546 ribu ton gabah,” kata Lisdyarita.

Menurutnya, capaian tersebut didukung luas tanam sekitar 78 ribu hektare dengan produktivitas panen rata-rata enam hingga tujuh ton per hektare.

“Kami mengandalkan luas tanam sekitar 78 ribu hektare, dengan hasil panen per hektare bisa enam sampai tujuh ton,” jelasnya.

Menariknya, tidak semua wilayah di Ponorogo hanya melakukan tanam dua kali dalam setahun. Beberapa kecamatan bahkan mampu menanam hingga empat kali dalam satu tahun.

“Bahkan ada wilayah yang bisa tanam sampai empat kali dalam setahun,” imbuhnya.

Tingginya produktivitas tersebut membuat Ponorogo memiliki pola panen yang terbilang unik dibandingkan daerah lain. Panen padi dapat berlangsung setiap bulan karena waktu panen berbeda-beda di setiap kecamatan.

“Ponorogo ini unik, panen bisa terjadi setiap bulan karena tidak serempak. Yang biasanya panen bersamaan itu kebanyakan di wilayah selatan,” ungkap Lisdyarita.

Selain peningkatan produksi, Lisdyarita berharap petani di Ponorogo terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern. Pembaruan alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menarik minat generasi muda.

“Pembaharuan alsintan diharapkan bisa memacu generasi muda untuk mau bertani,” ujarnya.

Ia pun berharap ke depan muncul regenerasi petani dari kalangan milenial dan generasi Z.

“Kami berharap ada petani milenial dan Gen Z yang mau terjun ke sektor pertanian,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Deadline Pelunasaan BIPIH 9 Januari 2026, Masih Ada Puluhan CJH Belum Lunas
Next: Angka Kejadian Bencana di Ponorogo Tahun 2025 Turun 46 Persen

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.