Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 9
  • Angka Kejadian Bencana di Ponorogo Tahun 2025 Turun 46 Persen
  • Jelajah

Angka Kejadian Bencana di Ponorogo Tahun 2025 Turun 46 Persen

Gema Surya FM Jumat 9 Januari 2026 | 07:50 WIB
lr

Angka kejadian bencana di Kabupaten Ponorogo sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, jumlah bencana turun hingga 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 186 kejadian bencana, sementara pada tahun 2024 jumlahnya mencapai 347 kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, membenarkan adanya penurunan tersebut. Menurutnya, penurunan terutama dipicu berkurangnya kejadian kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

“Memang benar, kejadian bencana di tahun 2025 turun sekitar 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini karena kejadian kekeringan dan kebakaran lahan menurun cukup signifikan,” ujar Masun.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi karakter musim kemarau 2025 yang bersifat kering basah. Meski memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan masih kerap terjadi sehingga sumber mata air tetap terjaga.

“Tahun 2025 kemaraunya bersifat kering basah, jadi masih ada hujan meskipun ringan. Ini membuat sumber mata air masih tersedia,” jelasnya.

Meski secara keseluruhan menurun, Masun menyebut jenis bencana yang paling dominan di tahun 2025 adalah tanah longsor dengan total 100 kejadian. Selanjutnya disusul banjir sebanyak 47 kejadian dan cuaca ekstrem 29 kejadian.

“Untuk bencana yang paling banyak terjadi masih tanah longsor, kemudian banjir dan cuaca ekstrem,” katanya.

Selain itu, BPBD Ponorogo juga mencatat kebakaran hutan dan lahan sebanyak tujuh kejadian, kekeringan dua kejadian, serta kebakaran gedung dan permukiman satu kejadian.

Masun menambahkan, kejadian bencana tersebar merata di berbagai kecamatan. Namun, Kecamatan Pulung dan Ngrayun tercatat sebagai wilayah dengan kejadian tanah longsor terbanyak.

“Untuk tanah longsor paling banyak di Pulung dan Ngrayun. Sedangkan banjir banyak terjadi di Balong, Bungkal, Jambon, dan Kauman. Sementara cuaca ekstrem hampir terjadi di seluruh kecamatan,” ungkapnya.

Mengakhiri keterangannya, Masun mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya saat musim hujan, guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan siap siaga, terutama saat musim hujan, agar dampak bencana bisa diminimalkan,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tersambar Petir, Satu Rumah di Desa Nglewan Sambit Ponorogo Rusak Parah
Next: Berencana Isi Jabatan Sekda Definitif, Pemkab Ponorogo akan Gelar Lelang Terbuka

Related Stories

nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.