Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 7
  • Hanya 108 Hektar Sawah Terdampak Banjir yang Bisa Ajukan Klaim AUTP
  • Jelajah

Hanya 108 Hektar Sawah Terdampak Banjir yang Bisa Ajukan Klaim AUTP

Gema Surya FM Rabu 7 Januari 2026 | 13:25 WIB
pdn

Dari total 528 hektar sawah yang terendam banjir beberapa waktu lalu, hanya 108 hektar lahan yang dapat mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo, Tamar Mahara, menjelaskan klaim hanya berlaku bagi petani yang memang terdaftar sebagai peserta AUTP.

“Untuk bisa memperoleh klaim AUTP, petani harus mengikuti program tersebut dan membayar premi per hektare. Premi itu sebagian besar didanai pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Menurut Tamar, lahan yang layak klaim juga harus mengalami kerusakan minimal 75 persen akibat banjir.
“Jika memenuhi syarat, petani akan menerima AUTP sekitar enam juta rupiah per hektare dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), dan itu diberikan dalam bentuk uang tunai,” katanya.

Tamar menambahkan, sebenarnya ada 215 hektar sawah terdampak banjir yang ikut program AUTP. Namun setelah diverifikasi, hanya 108 hektar yang dinyatakan berhak mengajukan klaim.
“Proses klaim membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga bulan karena ada verifikasi lapangan dari pihak Jasindo,” terangnya.

Sementara itu, 107 hektar lahan terdampak banjir lainnya tidak dapat mengakses klaim asuransi. Pemerintah tetap menyiapkan alternatif bantuan.

“Kami mengupayakan agar petani yang tanamannya terendam banjir dan mati bisa mendapatkan bantuan cadangan benih dari pemerintah,” ujar Tamar.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Sosok Youtuber Jejak Richard, yang Meninggal Dunia Karena Sakit, di Mata Youtuber Kang Pardi
Next: Nekat, Maling Obok-obok Trafo PLN di Desa Cekok Babadan, Diduga Sasar Kabel Tembaga

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.