
Dina martiana PMI asal Desa Tajug yang menjadi korban kebakaran apartemen di Hongkong. (Foto/Istimewa)
Jenazah Dina Martiana, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tajug, Kecamatan Siman, yang menjadi salah satu korban tewas dalam kebakaran di Apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong, pada Rabu, 26 November waktu setempat, diperkirakan akan tiba di Indonesia pada Selasa dini hari, 23 Desember 2025. Hal tersebut disampaikan Siti Ruliyah, teman sesama PMI di Hong Kong asal Sukorejo, Ponorogo.
Pada Senin pagi, 22 Desember 2025, dilakukan proses pemandian jenazah oleh komunitas Muslim Hong Kong. Sekitar pukul 14.00 waktu setempat, jenazah kemudian dishalatkan di Masjid Ammar. Setelah itu, jenazah akan diterbangkan ke Indonesia dan mendarat di Bandara Juanda, Surabaya.
Adapun proses pemulasaraan jenazah tidak hanya dilakukan terhadap almarhumah Dina Martiana, melainkan juga terhadap tujuh PMI asal Indonesia lainnya yang menjadi korban kebakaran, yakni dari Malang, Kediri, Semarang, dan Cilacap. Lebih lanjut dikatakan, para PMI yang bekerja di Hong Kong merasakan kesedihan mendalam atas berpulangnya rekan seperjuangan mereka dalam insiden kebakaran tersebut. Setiap satu pekan sekali, mereka mengadakan pertemuan untuk menggelar doa bersama bagi Almarhumah. #Jelajah



