
Wahana permainan putar yang rusak akhirnya dicopot karena membahayakan. (Foto/Istimewa)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Ponorogo turun tangan menanggapi informasi adanya wahana permainan anak, yakni lingkar putar, yang telah rusak di Taman Kota Klono Sewandono.
Petugas akhirnya melepas wahana permainan tersebut pada Minggu, 21 Desember 2025, karena dinilai membahayakan pengunjung.
Seperti disampaikan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Adhi Fahrianto Sulistyawan, pihaknya akan segera menggantinya dengan yang baru, namun harus menunggu anggaran tahun 2026.
Alasan memilih mengganti dengan yang baru adalah karena wahana kemudi putar atau lingkar putar itu sudah berulang kali diperbaiki.
“Dalam kurun waktu sebulan saja, sudah tiga kali dilakukan perbaikan, tetapi hasilnya tetap rusak,” terang Adhi.
Sebenarnya, pihaknya sudah memasang peringatan di setiap wahana yang rusak agar tidak difungsikan terlebih dahulu.
Hanya saja, pengunjung yang mayoritas anak-anak tetap menggunakannya dengan muatan yang berlebih.
“Hanya satu wahana saja yang rusak (di Taman Klonosewandono),” tegas Adhi.
Sementara itu, wahana lainnya seperti jungkat-jungkit, mangkok putar, dan ayunan masih aman.
Pengunjung diminta ikut menjaga fasilitas umum yang ada di Taman Kota Klono Sewandono dengan menggunakannya sesuai kapasitas dan peruntukannya. (rl/ab)



