
BPBD Ponorogo sejak Senin lalu, 1 Desember 2025, membangun hunian tetap bagi dua warga terdampak tanah longsor di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Rumah tersebut dibangun sebagai upaya respons cepat BPBD pascabencana longsor yang terjadi di Desa Wagir Kidul beberapa waktu lalu.
Masun, Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, mengatakan dua rumah korban milik Marjuki dan Jemirin yang terdampak longsor kini mulai dilakukan pembangunan dan rehabilitasi. Lanjut Masun, BPBD Ponorogo telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BPPKAD terkait penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) serta Baznas.
Masun mengungkapkan skema kerja samanya, pemda menyediakan material bangunan, sedangkan Baznas menyediakan upah tukang. Pihaknya menargetkan pembangunan dua hunian itu bisa segera diselesaikan sehingga pada 30 Desember nanti bisa diserahterimakan kepada dua korban terdampak.
Untuk pembangunan dan rehabilitasi hunian itu, kata Masun, menyesuaikan standar BNPB sehingga hunian yang dibangun layak dan aman untuk ditempati. Tak hanya itu, pihaknya mempersilakan jika ada donasi dari pihak luar untuk kedua korban tersebut.



