Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Laris Manis Jasa Foto di Telaga Ngebel, Cukup Rp2.000 Abadikan Momen Indah
  • Banyak yang Putus Sekolah, 63 Penghuni Rutan Ponorogo Diberi Kesempatan Ikut Kejar Paket
  • Pengumpulan Koper Bagasi CJH Ponorogo 24 April 2026, Maksimal 32 Kg
  • Berkurang, Pasokan Minyakita ke Pedagang Pasar Legi Ponorogo
  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Oktober
  • 27
  • Hujan Deras Sebabkan Tanah Longsor di Tempuran Sawoo, Satu Rumah Berpotensi Tertimpa Batu Besar
  • Jelajah

Hujan Deras Sebabkan Tanah Longsor di Tempuran Sawoo, Satu Rumah Berpotensi Tertimpa Batu Besar

Gema Surya FM Senin 27 Oktober 2025 | 12:06 WIB
fsd

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya tanah longsor di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo. Satu rumah milik warga masih berpotensi tertimpa batu besar akibat kondisi tebing yang labil.

Sekretaris Desa Tempuran, Wisnu, menjelaskan bahwa peristiwa tanah longsor terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Longsoran bukan hanya membawa material tanah, tetapi juga batu-batu besar yang menghantam dinding rumah milik Tukijem, warga Dusun Karangrejo RT 1 RW 5, yang tinggal bersama tiga anggota keluarganya.

“Longsor terjadi karena hujan deras selama empat hari berturut-turut. Saluran air di atas rumah Tukijem jebol dan membawa material batu besar hingga menimpa bagian dinding rumah,” terang Wisnu.

Diduga kuat, longsornya tanah tersebut dipicu oleh saluran sungai di atas rumah yang tersumbat sampah, sehingga air meluap dan mengikis tanah di sekitar tebing. Meski kerusakan pada bangunan tidak terlalu parah, ancaman longsor susulan masih sangat tinggi.

“Sekarang di atas rumah masih ada dua batu besar yang berpotensi jatuh. Apalagi hujan belum berhenti dan sudah muncul rembesan air di tembok rumah,” tambahnya.

Tim dari BPBD Ponorogo dan Tagana telah melakukan asesmen di lokasi untuk menilai tingkat risiko dan langkah penanganan lanjutan. Pemerintah desa bersama warga juga tengah berupaya membersihkan sisa material longsoran serta mengantisipasi potensi longsor susulan.

Wisnu mengimbau warga di sekitar lereng agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami harap warga selalu siaga. Jika kondisi hujan lebat, lebih baik sementara waktu mengungsi ke tempat aman,” ujarnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Gempa Adventure Ponorogo Ingatkan DLH, Tidak Tebang Pohon Beringin di Kecamatan Kota
Next: Meriah Sekaligus Haru, Ratusan Santri TPA Muhammadiyah se-Ponorogo Ikuti Wisuda

Related Stories

fotografer
  • Jelajah

Laris Manis Jasa Foto di Telaga Ngebel, Cukup Rp2.000 Abadikan Momen Indah

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 08:53 WIB
Dinas Pendidikan menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Rutan Kelas IIB Ponorogo tentang Program Pendidikan Kesetaraan. (Foto/Kiriman Yeni)
  • Jelajah

Banyak yang Putus Sekolah, 63 Penghuni Rutan Ponorogo Diberi Kesempatan Ikut Kejar Paket

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 08:35 WIB
Budiwan dalam keterangannya kepada Gema Surya terkait stok Minyakita di Pasar Legi yang berkurang. (Gema Surya/Yudi)
  • Jelajah

Berkurang, Pasokan Minyakita ke Pedagang Pasar Legi Ponorogo

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 08:18 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.