Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Oktober
  • 27
  • Hujan Deras Sebabkan Tanah Longsor di Tempuran Sawoo, Satu Rumah Berpotensi Tertimpa Batu Besar
  • Jelajah

Hujan Deras Sebabkan Tanah Longsor di Tempuran Sawoo, Satu Rumah Berpotensi Tertimpa Batu Besar

Gema Surya FM Senin 27 Oktober 2025 | 12:06 WIB
fsd

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya tanah longsor di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo. Satu rumah milik warga masih berpotensi tertimpa batu besar akibat kondisi tebing yang labil.

Sekretaris Desa Tempuran, Wisnu, menjelaskan bahwa peristiwa tanah longsor terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Longsoran bukan hanya membawa material tanah, tetapi juga batu-batu besar yang menghantam dinding rumah milik Tukijem, warga Dusun Karangrejo RT 1 RW 5, yang tinggal bersama tiga anggota keluarganya.

“Longsor terjadi karena hujan deras selama empat hari berturut-turut. Saluran air di atas rumah Tukijem jebol dan membawa material batu besar hingga menimpa bagian dinding rumah,” terang Wisnu.

Diduga kuat, longsornya tanah tersebut dipicu oleh saluran sungai di atas rumah yang tersumbat sampah, sehingga air meluap dan mengikis tanah di sekitar tebing. Meski kerusakan pada bangunan tidak terlalu parah, ancaman longsor susulan masih sangat tinggi.

“Sekarang di atas rumah masih ada dua batu besar yang berpotensi jatuh. Apalagi hujan belum berhenti dan sudah muncul rembesan air di tembok rumah,” tambahnya.

Tim dari BPBD Ponorogo dan Tagana telah melakukan asesmen di lokasi untuk menilai tingkat risiko dan langkah penanganan lanjutan. Pemerintah desa bersama warga juga tengah berupaya membersihkan sisa material longsoran serta mengantisipasi potensi longsor susulan.

Wisnu mengimbau warga di sekitar lereng agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami harap warga selalu siaga. Jika kondisi hujan lebat, lebih baik sementara waktu mengungsi ke tempat aman,” ujarnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Hp Ditaruh Rak Toko, Hilang Digondol Maling
Next: KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka Kasus Suap

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.