
Pemkab Ponorogo kembali menyalurkan bantuan alat kesehatan (alkes) bagi 32 pondok pesantren (ponpes) di Bumi Reog, Selasa (21/10/2025). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersamaan dengan kegiatan sosialisasi pesantren sehat sebagai rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, mengatakan bahwa penyaluran alkes dilakukan untuk mendukung terwujudnya pesantren sehat di Ponorogo.
“Kami menargetkan penyaluran alkes bagi seluruh ponpes di Ponorogo tuntas pada tahun 2026 mendatang. Dari sekitar 100 pondok pesantren, 64 di antaranya sudah menerima bantuan, sehingga masih tersisa 36 ponpes yang belum mendapatkan,” jelas Dyah Ayu.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bed periksa lengkap, timbangan berat badan, alat cek tensi digital, dan termometer. Menurut Dyah Ayu, satu set alkes yang diserahkan ke masing-masing ponpes ini bersifat untuk skrining awal kesehatan.
“Jika ditemukan permasalahan kesehatan pada santri, pihak ponpes diimbau segera berkolaborasi dengan puskesmas setempat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menegaskan bahwa dari sisi kesehatan, semua warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak.
“Para kiai memiliki gagasan agar pesantren juga memenuhi standar kesehatan. Kami berharap alkes ini bisa membantu ponpes dalam memantau kesehatan santri secara berkala, sehingga bisa merespons lebih cepat jika ada keluhan,” ungkap Bupati Sugiri.
Program penyaluran alkes ke pondok pesantren ini diharapkan menjadi langkah nyata Pemkab Ponorogo dalam memperkuat derajat kesehatan masyarakat berbasis lembaga pendidikan keagamaan.



