Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • September
  • 13
  • Festival Tektur di Nambangrejo, Kenalkan Budaya Jawa pada Generasi Muda
  • Jelajah

Festival Tektur di Nambangrejo, Kenalkan Budaya Jawa pada Generasi Muda

Gema Surya FM Sabtu 13 September 2025 | 11:46 WIB
nam

Pemerintah Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, kembali menggelar Festival Tektur sebagai ajang melestarikan budaya sekaligus mengenalkan kesenian tradisional kepada generasi muda.

Festival yang sudah memasuki tahun ketiga ini berlangsung meriah selama tiga hari, dengan melibatkan sedikitnya 18 RT yang ada di desa tersebut.

Ratusan warga tumpah ruah mengikuti arak-arakan keliling desa. Dengan rute mengelilingi sudut-sudut Nambangrejo, para peserta tampil antusias membawa dan memainkan tektur, alat musik bambu tradisional yang menjadi ikon festival ini.

Kepala Desa Nambangrejo, Hamim Wahyudi, menegaskan bahwa keberadaan tektur menjadi syarat utama dalam festival.

“Karena ini namanya Festival Tektur, maka setiap kelompok wajib menampilkan alat musik berbahan bambu itu. Setidaknya ada 10 orang yang memainkan tektur, lalu bisa dikombinasikan dengan alat musik lain. Jadi, nuansa tradisionalnya tetap kuat,” jelas Hamim.

Menurut Hamim, Festival Tektur kini menjadi agenda tahunan yang rutin digelar.

“Tahun ini sudah yang ketiga kalinya kami adakan. Warga sangat antusias, dan saya berharap kegiatan ini bisa nguri-uri budaya Jawa sekaligus memperkenalkan tektur kepada anak-anak sekarang, terutama generasi Alpha yang mulai jauh dari kesenian tradisi,” ungkapnya.

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini tidak hanya menyajikan pawai musik bambu, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda di Nambangrejo. Pemerintah desa berharap, tektur tidak hanya dikenal sebagai alat musik desa, tetapi juga bisa menjadi identitas budaya yang terus hidup di tengah perkembangan zaman.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Galakkan Lagi Bahasa Jawa di Sekolah, untuk Pendidikan Karakter
Next: Pengantaran Terlambat, SDMT Ronowijayan Hentikan Sementara Program MBG

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.