Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 19
  • Bupati Sugiri Ingin Telaga Ngebel Zero Keramba Ikan, Petani Disarankan Budidaya Ikan Kolam
  • Headline
  • Jelajah

Bupati Sugiri Ingin Telaga Ngebel Zero Keramba Ikan, Petani Disarankan Budidaya Ikan Kolam

Gema Surya FM Sabtu 19 Juli 2025 | 09:35 WIB
Iwak11

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyarankan agar petani ikan keramba di Telaga Ngebel mulai mempertimbangkan beralih ke budidaya ikan di kolam. Hal ini menyusul fenomena naiknya kadar belerang yang kian sulit diprediksi dan menyebabkan kerugian besar bagi para petani.

“Naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel sekarang makin tidak bisa diprediksi. Dulu biasanya terjadi dua kali dalam setahun dan mudah diantisipasi, tapi sekarang semakin sering dan merugikan petani ikan keramba,” ujar Ervina Nurdianti, Kabid Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan, dan Konservasi SDA DLH Ponorogo, dalam pertemuan dengan petani ikan keramba, Kamis (17/7/2025).

Lebih lanjut, Ervina juga mengungkapkan bahwa Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, sebenarnya menginginkan agar Telaga Ngebel bisa bebas dari keramba ikan.

“Pak Bupati ingin ke depan Telaga Ngebel bisa zero keramba. Selain mengganggu estetika pemandangan, keramba juga berpotensi mencemari lingkungan,” jelasnya.

Namun demikian, Ervina mengakui bahwa keinginan tersebut sempat ditolak oleh sebagian petani karena mereka sudah sejak lama menggantungkan hidup dari keramba ikan.

“Memang sempat ada penolakan. Mereka sudah mulai budidaya keramba sejak tahun 1997. Tapi kami dari DLH melakukan pendekatan, salah satunya meminta agar tidak memberikan pakan secara berlebihan,” katanya.

Ia juga mendorong para petani untuk mulai menghitung ulang untung rugi antara budidaya ikan di keramba dengan budidaya di kolam yang lebih ramah lingkungan dan minim risiko.

“Sudah saatnya dipertimbangkan, mana yang lebih menguntungkan dalam jangka panjang. Budidaya ikan kolam bisa menjadi solusi yang lebih aman,” tutup Ervina.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jenazah Sakti Rahmadani Saputro, Warga Wotan Pulung yang Meninggal di Jepang, akan Dipulangkan Minggu Depan
Next: Daerah Pinjam 100 M ke Bank Jatim, Pemkab Ponorogo Pastikan Mampu Mengangsur

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.