Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juni
  • 2
  • Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Dinkes Ponorogo Dorong Sekolah Larang Penjualan Mamin Kemasan
  • Headline
  • Jelajah

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Dinkes Ponorogo Dorong Sekolah Larang Penjualan Mamin Kemasan

Gema Surya FM Senin 2 Juni 2025 | 12:12 WIB
Ilustrasi suasan kantin sekolah pada waktu istirahat (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Ilustrasi suasan kantin sekolah pada waktu istirahat (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Makanan bukan sekadar pengisi perut, tapi juga menentukan masa depan kesehatan anak-anak.

Di sekolah, di mana anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya, kantin menjadi tempat yang paling sering dikunjungi saat waktu istirahat tiba. Sayangnya, pilihan jajanan yang tersedia tak selalu mendukung gaya hidup sehat.

Melihat kondisi ini, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengeluarkan instruksi tegas agar kantin sekolah tidak lagi menjual jajanan dalam kemasan siap santap. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap pola makan dan kesehatan anak sejak usia sekolah.

Instruksi tersebut ditanggapi Ketua Tim Kerja Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan, Ari Susanti. Dia menjelaskan bahwa edukasi terkait konsumsi makanan sehat sudah dilakukan secara rutin melalui puskesmas.

Namun tantangan tetap ada, terutama dari sisi kebiasaan anak-anak yang lebih tertarik pada produk kemasan, sedangkan jajanan tradisional yang sebenarnya lebih menyehatkan kerap dianggap kurang menarik.

Dengan adanya instruksi bupati, dinilai memperkuat posisi Dinas Kesehatan dalam mengambil tindakan yang lebih luas.

Sebagai langkah awal, sosialisasi akan dilakukan kepada sekolah-sekolah dengan melibatkan guru dan pengelola kantin. Mereka akan diberikan pemahaman terkait pentingnya menyediakan jajanan yang lebih sehat serta menjauhi makanan dan minuman dalam kemasan yang mengandung banyak bahan tambahan.

Nantinya, Dinkes akan menerbitkan surat edaran bupati sebagai tindak lanjut dari instruksi ini.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Viral di Media Sosial Jeroan Berbelatung di Pasar Legi, Disperdagkum Sanksi Pedagang Selama 20 Hari
Next: Puluhan Tahun Menjagal, Edi Sutanto Tak Pernah Absen di Hari Kurban

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.