Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • April
  • 28
  • Tersengat Alat Setrum, Warga Keniten Ponorogo Ditemukan Tewas saat Cari Ikan di Sungai
  • Headline
  • Jelajah

Tersengat Alat Setrum, Warga Keniten Ponorogo Ditemukan Tewas saat Cari Ikan di Sungai

Gema Surya FM Senin 28 April 2025 | 10:44 WIB
Jenazah dibawa pihak kepolisian pasca ditemukan di sungai Dusun Jayengranan, Desa Kranggan, Sukorejo, Ponorogo. (Gema Surya/Yudi)

Jenazah dibawa pihak kepolisian pasca ditemukan di sungai Dusun Jayengranan, Desa Kranggan, Sukorejo, Ponorogo. (Gema Surya/Yudi)

Senjata makan tuan. Seorang pencari ikan meninggal dunia diduga tersengat alat setrum miliknya sendiri.

Nasib tragis itu menimpa TS, warga Kelurahan Keniten, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Dusun Jayengranan, Desa Kranggan, Sukorejo, Ponorogo, pada Ahad sore, (27/4/25).

Laki-laki 30 tahun itu ditemukan warga sekitar saat melintas di tempat tersebut dalam posisi tengkurap.

“Warga yang mengetahui kejadian tersebut curiga dan memanggil teman lainnya, kemudian laporan diteruskan ke kami (polisi),” kata Iptu Agus Tri Cahyo, Kapolsek Sukorejo ketika ditemui Gema Surya pasca kejadian. 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh anggota Polres Ponorogo, diketahui bahwa korban meninggal akibat tersengat alatnya sendiri. 

Hal itu diperkuat dengan adanya luka bakar pada tangan korban. Selain itu, polisi juga menemukan adanya kabel yang terhubung ke sumber listrik yang terkelupas.

“Diduga aliran listrik dari alat yang dibawa oleh korban terlalu besar, yakni 2000 watt,” imbuhnya. 

Karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, akhirnya jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dimajukan Sehari, Pengumpulan Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo
Next: Patroli Polsek Sampung Dapati Banyak Truk Tambang Overload, Sopir Diminta Turunkan Sebagian Muatan

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.