Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • April
  • 24
  • Dinas Perhubungan Ponorogo Akui Minimnya Jumlah Lampu PJU di Timur Sarpon Hingga Sewelut Jenangan
  • Jelajah

Dinas Perhubungan Ponorogo Akui Minimnya Jumlah Lampu PJU di Timur Sarpon Hingga Sewelut Jenangan

Gema Surya FM Kamis 24 April 2025 | 12:03 WIB
LL

Banyaknya kasus lakalantas di timur Pasar Pon hingga Sewelut Jenangan Ponorogo, selain faktor human error juga minimnya jumlah lampu penerangan jalan umum – PJU. Jalur tersebut dinilai gelap di malam hari sehingga pengguna jalan yang melintas wajib berhati-hati.

Setyo Budiono, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Ponorogo, mengakui bahwa fasilitas PJU di kawasan itu masih jauh dari ideal.

“Di sepanjang jalur sekitar dua kilometer itu, dari perempatan Pasar Pon sampai Sewelut, saat ini hanya ada tiga titik lampu PJU. Idealnya, butuh sekitar 10 titik, dengan jarak antar tiang sekitar 50 meter,” ujar Setyo.

Ia menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan sudah menginformasikan kondisi tersebut kepada Bupati Ponorogo dan mendapat respons yang baik. “Kami diminta segera membuat kajian untuk menghitung kebutuhan PJU di titik-titik rawan lakalantas dan jalur wisata,” jelasnya.

Adapun sejumlah jalur yang akan diprioritaskan dalam pemasangan PJU ke depan antara lain jalur menuju Telaga Ngebel, Monumen Reog Sampung, Waduk Bendo Ngindeng di Sawoo, serta kawasan timur perempatan Mlilir.

Sementara itu, data dari catatan Gema Surya menunjukkan bahwa dalam dua bulan terakhir, setidaknya lima orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Jenangan:

  • 17 Maret 2025: Dua pengendara motor tewas setelah adu banteng di Jalan Niken Gandini, tepatnya depan Soto Borang, Kelurahan Setono.
  • 25 Maret 2025: Seorang pengendara tewas akibat tabrakan sesama motor di Dukuh Puyut, Desa Plalangan.
  • 16 April 2025: Pengendara sepeda motor Vario meninggal dunia setelah tertabrak mobil pick up di Desa Plalangan.
  • 23 April 2025: Pengendara Honda CB meregang nyawa usai bertabrakan dengan mobil Kijang Innova di pertigaan depan SMKN 1 Jenangan, Jalan Niken Gandini, Setono.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Wisuda ke-58 UMPO: 353 Lulusan Bersiap Menyongsong Tantangan Baru dengan Semangat Baru
Next: Disbudparpora Sesalkan Dugaan Pelecehan Penari Jathil, Minta Penonton Jaga Etika Saat Menikmati Seni Reog

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.