Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 25
  • Serius Tangani Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Ponorogo Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
  • Jelajah

Serius Tangani Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Ponorogo Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Gema Surya FM Sabtu 25 Januari 2025 | 08:59 WIB
Sugiri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berkomitmen menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta prevalensi stunting di wilayahnya. Sebagai bentuk evaluasi, Jumat (24/1/2025), Pemkab melakukan koordinasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) setempat.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menegaskan pentingnya perhatian khusus terhadap kesehatan ibu dan anak. Ia menyebut penyebab kematian ibu saat melahirkan harus terdeteksi sedini mungkin.

“Saya ingin pendataan ibu hamil dilakukan by name dan by address, sehingga jumlah pasti bisa diketahui. Dengan begitu, program pengawalan kesehatan ibu hamil hingga melahirkan dapat berjalan optimal,” ujar Bupati Sugiri.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara puskesmas, klinik, dan rumah sakit untuk mendampingi ibu selama masa kehamilan hingga melahirkan dengan selamat. “Bersamaan dengan itu, pertumbuhan bayi juga harus dipantau agar terhindar dari stunting,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, Dyah Ayu Puspaningarti, memaparkan data terbaru terkait AKI, AKB, dan stunting. Pada 2024, tercatat 11 kasus kematian ibu, mengalami peningkatan 3 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, Dyah menegaskan bahwa tidak semua kematian tersebut disebabkan oleh proses persalinan.

Sementara itu, angka kematian bayi mengalami penurunan dari 124 kasus pada 2023 menjadi 121 kasus pada 2024. Di sisi lain, prevalensi stunting menunjukkan tren positif dengan penurunan dari 9,3 persen pada 2023 menjadi 8 persen pada 2024.

“Keberhasilan penurunan angka stunting ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari edukasi hingga peningkatan layanan kesehatan bagi ibu dan anak,” terang Dyah.

Pemkab Ponorogo berharap program kesehatan ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama ibu dan anak, sekaligus menjadi langkah nyata untuk mengatasi tantangan kesehatan di daerah tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Giliran Sapi di Tumpakpelem Sawoo Mati Karena PMK
Next: Sukses di Ngrupit Jenangan, Kini Ada Suryamart Sulda 2 di Proliman Kadipaten Babadan

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.