Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD
  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Oktober
  • 31
  • DLH Akui Ada Pencemaran Air di Sungai Urung Urung Patihan Kidul, Akibat Limbah Tahu
  • Jelajah

DLH Akui Ada Pencemaran Air di Sungai Urung Urung Patihan Kidul, Akibat Limbah Tahu

Gema Surya FM Kamis 31 Oktober 2024 | 11:43 WIB
sungaii urung urunggg
(Foto/Gulang)

Sempat viral di media sosial, postingan video yang memperlihatkan aliran sungai urung urung selatan Jeruksing menghitam dan mengeluarkan bau tak sedap. Ada dugaan sungai yang ada di kelurahan kepatihan kidul itu tercemar.

Sontak, Tim dari dinas lingkungan hidup DLH langsung turun tangan untuk melakukan pengecekan. Hasilnya memang ada pencemaran limbah yang diduga sumbernya dari pabrik tahu. Gulang Winarno Kepala Dinas Lingkungan HIdup (DLH) Pemkab Ponorogo, mengungkapkan limbah pabrik tahu di kelurahan Kepatihan Kidul diduga sebagai penyebab tercemarnya air sungai karena kapasitas penampungan Instalasi pengelolaan limbah overload.

Seharusnya limbah itu terolah lebih dulu dalam pipa sebelum dibuang ke aliran sungai tapi melebihi kapasitas akhirnya meluber ke sungai. Pihaknya sudah menyampaikan permasalah tersebut pada pemilik pabrik agar menambah kapasitas pipa penampung.

Memang ada kenaikan produksi tahu dari pabrik tersebut sebanyak 20% sejak dua bulan terakhir. Sayangnya peningkatan produksi tidak dibarengi dengan penambahan pipa penampung limbah. Untuk sementara pihak pabrik berjanji mengurangi produksi tahunya sebelum ada penambahan pipa penampungan limbah.

Dikatakan DLH akan terus mendampingi dan memantau pembuatan pipa tersebut. Sebelumnya kejadian ini juga pernah terjadi di daerah Bungkal, namun dapat ditangani secara cepat. Harapannya usaha di ponorogo terus berkembang, tetapi tetap memperhatikan kondisi lingkungan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Cerita PMI Ponorogo di Taiwan Hadapi Badai Kong-Rey
Next: Hati-hati Pencurian Sanyo Kembali Marak, Dua Sanyo Milik Warga Sekaran Siman Raib

Related Stories

BP
  • Jelajah

BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD

Gema Surya FM Kamis 22 Januari 2026 | 07:25 WIB
bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.