Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • September
  • 17
  • Pepeling Bikin Alat Penyekat Sampah dari Ban dan Galon Bekas, Mulai Dipasang di Sungai Tambak Kemangi
  • Jelajah

Pepeling Bikin Alat Penyekat Sampah dari Ban dan Galon Bekas, Mulai Dipasang di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Selasa 17 September 2024 | 11:53 WIB
Ban

Tak hanya rajin bersih-bersih sampah Pemulung peduli lingkungan – Pepeling Ponorogo juga kreatif dan inovatif. Buktinya, komunitas yang beranggotakan para pemulung itu, menciptakan alat sederhana untuk menahan dan menyaring sampah yang terbuat dari ban dan galon bekas.

Seperti disampaikan Marsudi, dari Pepeling Ponorogo, alat tersebut sudah dipasang di aliran sungai Tambak Kemangi, Senin, 16 September 2024. “Kami bersama warga Sinoman Mayak membuat sekat penahan sampah menggunakan barang-barang bekas yang ada di sekitar, seperti ban, galon, dan tali, karena keterbatasan anggaran,” ujar Marsudi.

Ide pembuatan sekat penahan sampah ini berawal dari Ketua Pepeling. Alat tersebut dipasang di sebelah timur pintu air Tambak Kemangi, dekat dengan pintu air, dengan tujuan agar sampah tidak mengalir ke arah barat. “Dengan sekat ini, sampah yang mengalir di sungai bisa tertahan dan tidak terus terbawa arus,” tambahnya.

Ke depannya, Marsudi menjelaskan bahwa Pepeling bersama Sinoman Mayak akan membersihkan sampah-sampah yang tertahan secara berkala dengan cara mengangkatnya ke atas. Meski begitu, mereka menghadapi kendala dalam hal pengangkutan sampah yang telah terkumpul, karena keterbatasan alat berat yang diperlukan untuk proses tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dua Hari Berturut-turut Terjadi Karhutla di Desa Bancangan Sambit dan Ngendut Balong
Next: Polsek Sawoo Turun ke Sekolah Lakukan Sosialisasi Bullying

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.