Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Februari
  • 16
  • Keterlambatan Penyaluran Beras SPHP karena Bulog Kehabisan Stok Kemasan 5 Kg
  • Jelajah

Keterlambatan Penyaluran Beras SPHP karena Bulog Kehabisan Stok Kemasan 5 Kg

Gema Surya FM Jumat 16 Februari 2024 | 09:33 WIB
Beras SPHP
Bulog terkendala dengan stok kemasan yang habis untuk beras SPHP. (Foto/Ni Luh Anggela)

Bulog terkendala dengan stok kemasan untuk beras SPHP.

Beras Subsidi Pemerintah (SPHP) dari Bulog belakangan ini sulit didapatkan, bahkan seakan menghilang dari pasaran. Akibatnya, banyak konsumen yang merasa kecewa ketika mengunjungi mitra pedagang yang diandalkan sebagai distributor, termasuk di Pasar Legi Ponorogo.

Menyikapi hal tersebut, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Koperasi (Perdakum), Andre Niswandi Prasojo, saat dikonfirmasi mengakui adanya keterlambatan penyaluran karena Bulog kehabisan stok kemasan 5 kg.

Pengadaan kemasan yang dilakukan oleh pusat hingga saat ini belum turun, sehingga Bulog Ponorogo hanya dapat mengandalkan stok yang ada, yang tentunya jumlahnya sangat terbatas. Meskipun demikian, dijamin ketersediaan beras oleh pemerintah tetap aman, sehingga kendalanya hanya terkait dengan kemasan. Oleh karena itu, konsumen diminta bersabar karena beras SPHP dipastikan tetap tersedia.

Terkait dengan melonjaknya harga beras saat ini, bukan hanya terjadi di Ponorogo, melainkan juga di tingkat nasional. Hal ini disebabkan belum adanya panen raya dan bukan karena penimbunan.

Pihaknya bersama Satgas Pangan sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) termasuk ke pengusaha sekitar. Hasilnya, para pengusaha setempat juga tidak berani memproduksi banyak dengan harga seperti sekarang. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Cin, ODGJ yang Ngamen Lampu Merah Terminal Berulah, Dinsos Kembalikan ke Ngawi
Next: Cegah Longsor di Lokasi Huntara Desa Tumpuk, BPBD Lakukan Penghijauan dan Tanam Rumput Vetiver

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.