Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • April
  • 25
  • Melongok Warga Ponorogo Puasa di Negara China, Sulit Cari Makanan Halal dan Durasi Puasa 16 Jam
  • Jelajah

Melongok Warga Ponorogo Puasa di Negara China, Sulit Cari Makanan Halal dan Durasi Puasa 16 Jam

Gema Surya FM Senin 25 April 2022 | 01:23 WIB
Fachriez
Fachriez sedang mengenakan pakaian khas Ponorogo di China tempat ia bekerja.

Tak mudah menjalani ibadah puasa di negara orang. Selain jauh dari keluarga, juga durasi puasa bisa lebih lama dibanding waktu puasa di tanah air. Tapi karena tuntutan pekerjaan, maka harus dijalani dengan semangat dan ikhlas.

Salah satu warga Ponorogo yang menjalani puasa di negeri orang adalah Fachriez Wijayanto. Lelaki asal Pondok Babadan ini bekerja di KBRI China. Padahal durasi puasa di negeri tirai bambu saat ramadhan tahun ini sangat lama hingga 16 jam. Lebih panjang 2 jam dari indonesia yang hanya sekitar 12 hingga 14 jam.

Kepada Gema Surya Fachriez menceritakan suka duka menjalankan puasa di beijing //kebetulan dirinya sudah 2 ramadhan menjalankan puasa di negara tsb bersama istri dan anak-anaknya. Dijelaskan selain menjalani puasa dengan durasi lebih lama dan di tengah ancaman covid-19 yang belum berakhir hingga menjadi kaum minoritas di negara sosialis komunis.

Kerinduan sangat dirasakan bisa puasa di kampung halaman, khususnya masakan atau kulinernya. Di Beijing China tidak mudah mendapatkan makanan halal sehingga harus benar-benar teliti. Selain itu disaat pandemi ada beberapa wilayah yang masih di lockdown sehingga kegiatan masyarakat diperketat, di mana untuk masjid masih ditutup.

Dirinya bersyukur kantornya menggelar acara buka bersama setiap harinya dilanjutkan dengan salat tarawih. Tahun ini ia memastikan tak bisa mudik ke kampung halaman. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Polsek Badegan Ikut Bantu Awasi Ternak yang Masuk Ponorogo
Next: Wisatawan Ngebel Naik, Berkah Bagi Pengusaha Kuliner

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.