
Keberadaan Pohon di Dekat Jaringan Listrik (Foto: Ilustrasi)
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ponorogo terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik dengan memantau berbagai potensi gangguan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan pohon yang berada di dekat jaringan listrik, terutama jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).
Manajer PLN ULP Ponorogo, Arif Jumiin, mengatakan saat ini pihaknya memprioritaskan pengamanan pohon yang berada di sekitar jaringan SUTM karena berpotensi menimbulkan gangguan yang cukup besar, termasuk percikan api yang dapat membahayakan masyarakat.
“Kami memprioritaskan pengamanan pohon yang berada di sekitar Saluran Udara Tegangan Menengah atau SUTM. Jika pohon mengenai jaringan listrik, dampaknya bisa cukup besar, mulai dari gangguan pasokan listrik hingga memicu percikan api yang membahayakan area di bawahnya,” ujar Arif.
Menurutnya, setiap laporan maupun temuan di lapangan akan ditindaklanjuti berdasarkan tingkat urgensinya. Apabila kondisi pohon dinilai membahayakan jaringan listrik, petugas akan segera diterjunkan untuk melakukan pengamanan.
“Kalau kondisinya sudah sangat mendesak dan berpotensi membahayakan jaringan maupun masyarakat, petugas akan langsung kami terjunkan. Namun apabila belum masuk kategori berbahaya, penanganannya akan kami jadwalkan secara berkala sesuai prioritas,” jelasnya.
Arif menambahkan, tugas PLN adalah mengamankan jaringan listrik, bukan melakukan penebangan pohon secara menyeluruh. Untuk pohon berukuran besar yang memerlukan penanganan khusus, PLN akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo.
“Peran kami adalah memastikan jaringan listrik tetap aman. Untuk pohon-pohon besar yang membutuhkan peralatan dan penanganan khusus, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar proses penanganannya dapat dilakukan dengan aman dan sesuai kewenangan,” pungkasnya.



