
Gambar ilustrasi (SHUTTERSTOCK/ANDRI WAHYUDI)
MLARAK – Pemerintah Desa Mlarak minta warganya waspada dan hati-hati dengan berbagai modus kejahatan yang mulai marak mendekati Lebaran.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Mlarak, Boeran, di mana sudah ada warganya yang kena aksi penipuan sehingga harus rugi jutaan rupiah. Kejadian itu diharapkan bisa menjadi pelajaran agar tidak mudah percaya, fokus, dan selalu cek dan ricek.
Adapun aksi penipuan menimpa Irul (48), warganya yang memiliki usaha jasa transfer.
“Kejadiannya Jumat, (13/3/26) sekitar pukul 12.30 dan videonya sempat viral di media sosial,” jelas Boeran.
Saat itu, tempat usaha warganya itu didatangi seorang laki-laki mengendarai motor Beat warna merah putih sambil membawa kantong kresek warna hitam yang katanya berisi uang Rp5 juta.
Uang itu akan ditransfer ke saudara sehingga korban percaya saja dengan segera memproses pengiriman uang sesuai nomor rekening yang disampaikan pelaku.
Ketika transaksi berhasil, pelaku pura-pura mau mengambil uang yang masih kurang di dompet yang katanya ditaruh di jok motor. Tanpa curiga sedikit pun, pelaku dibiarkan pergi.
Ditunggu beberapa menit ternyata tidak kembali dan ternyata sudah kabur. Apesnya, ketika dicek, yang ada di dalam kantong kresek itu bukan uang jutaan rupiah, melainkan tumpukan kertas yang digepok menyerupai uang. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek Mlarak. (rl/ab)



