Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 10
  • Angin Kencang, 6 Hektare Lahan Tanaman Padi di 3 Kecamatan Ambruk
  • Jelajah

Angin Kencang, 6 Hektare Lahan Tanaman Padi di 3 Kecamatan Ambruk

Gema Surya FM Selasa 10 Maret 2026 | 11:18 WIB
aspodj

Padi ambruk karena angin kencang. (Foto/ilustrasi)

Hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu menyebabkan tanaman padi roboh. Data di Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan), hingga Selasa 10 Maret 2026, sedikitnya ada 6 hektare lahan pertanian yang tanaman padinya ambruk.

Seperti disampaikan Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Dinas Pertanian, Suwarni saat dikonfirmasi Selasa (10/03), enam hektare lahan tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Kauman, Jetis, dan Sambit. Data tersebut dimungkinkan masih akan bertambah karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan.

Rata-rata tanaman padi yang ambruk berusia 75 hingga 80 hari atau sudah memasuki masa pengisian bulir. Namun, ada juga tanaman padi yang sebenarnya sudah waktunya dipanen justru ikut ambruk. Petani saat ini hanya bisa menegakkan kembali tanaman padi yang roboh dan mengikatnya agar tetap bisa dipanen menggunakan mesin combine. Terkait kualitas, kondisi tersebut sedikit mempengaruhi hasil panen karena padi yang ambruk berpotensi terkena lumpur. #Jelajah

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Pastikan Harga Stabil Usai Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Sidak Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Legi Ponorogo
Next: Puncak Arus Balik, Tercatat 6.340 Penumpang Berangkat dari Terminal Seloaji Ponorogo

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.