Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 28
  • Satpol PP Evakuasi Phyton yang Sedang Bertelur di Pekarangan Rumah Warga Crabak Slahung
  • Jelajah

Satpol PP Evakuasi Phyton yang Sedang Bertelur di Pekarangan Rumah Warga Crabak Slahung

Gema Surya FM Rabu 28 Januari 2026 | 10:29 WIB
ulo11

Seekor ular piton sepanjang sekitar 3 meter berhasil dievakuasi tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Pemkab Ponorogo dari pekarangan rumah warga di Dukuh Manyur, RT 002 RW 002, Desa Crabak, Kecamatan Slahung. Evakuasi dilakukan pada Senin, 26 Januari 2026.

Saat berhasil ditangkap petugas, ular tersebut diketahui sedang dalam kondisi bertelur di pekarangan rumah milik Sri Endang Poryani. Keberadaan ular besar itu sempat membuat warga sekitar resah dan khawatir.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Pemkab Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kami mendapat laporan sekitar pukul 14.00 WIB bahwa di pekarangan rumah warga terdapat seekor ular besar. Setelah itu kami langsung menurunkan sejumlah personel beserta satu unit mobil damkar ke lokasi,” ujar Bambang Supeno.

Menurutnya, proses evakuasi ular piton tersebut berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
“Tidak ada kesulitan saat melakukan penangkapan ular tersebut,” katanya.

Bambang mengakui, dari banyaknya kasus evakuasi ular yang ditangani, jenis yang paling sering ditemukan adalah piton atau sanca kembang.
“Ular piton memang tidak berbisa, namun keberadaannya cukup berbahaya. Jika melilit tubuh manusia, bisa mengancam jiwa,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, ular piton tersebut dibawa ke Mako Satpol PP Pemkab Ponorogo untuk sementara waktu. Selanjutnya, ular dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya di kawasan hutan yang jauh dari permukiman penduduk demi menjaga keselamatan warga.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dalam Sebulan, Poli Jiwa RSUA Ponorogo Tangani Ratusan Pasien dengan Kesehatan Mental, Didominasi Usia Produktif
Next: Pengrajin Genteng Wringinanom, Sambut Antusias Program Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo

Related Stories

nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.